Nekat Naik Haji secara Ilegal, 3 WNI Digagalkan di Bandara YIA
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Ilustrasi siswa SMP - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGpt
Harianjogja.com, SLEMAN—Kekurangan rombongan belajar (rombel), sarana dan prasarana sekolah di area perbatasan berusaha dioptimalkan Dinas Pendidikan Sleman. Pemenuhan sarana dan prasarana sekolah yang optimal diharapkan dapat membuat sekolah di perbatasan Sleman dapat bersaing dengan sekolah di Jawa Tengah.
BACA JUGA: Puluhan Kursi SMP Negeri di Sleman Ditinggal
Ketua Tim Kerja Sarpras Disdik Sleman, Ruling Yulianto mengungkapkan sarana dan prasarana sekolah di perbatasan berusaha untuk terus dioptimalkan agar menarik minat siswa. Dari sisi bangunan contohnya, Disdik Sleman kata Ruling selalu berusaha menganggarkan rehabilitasi gedung sekolah di perbatasan.
"Ada beberapa hal, kalau dari sisi bangunan-bangunannya, kami selalu berusaha menganggarkan untuk rehab atau pembangunannya," tegas Ruling pada Jumat (4/7/2025).
Tak hanya gedungnya, fasilitas penunjang kelengkapan sekolah pun berupaya dioptimalkan di sekolah perbatasan. Misalnya, jika anak-anak di sekolah perbatasan memiliki banyak potensi keterampilan di bidang nonakademis, maka fasilitas penunjangnya seperti alat kesenian dan sebagainya akan didukung.
Pengadaan barang-barang penunjang bakat siswa ini diadakan sesuai usulan sekolah yang mengetahui potensi para siswanya. "Kalau untuk kebutuhan barangnya kami sesuaikan dengan usulan sekolah atau kondisi siswa," ujarnya.
"Kami belikan yang sekiranya anak-anaknya mempunyai kemampuan dan kemauan di luar akademis, seperti alat kesenian atau gamelan, drumbband," imbuhnya
Selain sarana penunjang bakat siswa di bidang nonakademis, perlengkapan reguler sekolah seperti mebel hingga peralatan laboratorium kata Ruling juga diprioritaskan untuk sekolah di perbatasan.
"Kalau untuk barang-barang yang sifatnya reguler seperti mebel, komputer untuk tenaga kependidikan, peralatan laboratorium, ya kami berusaha untuk memprioritaskan sekolah-sekolah di perbatasan ini," ungkap Ruling.
Ruling menegaskan upaya yang dilakukan Disdik ini bertujuan agar sekolah di perbatasan tetap menjadi pilihan bagi anak usia sekolah untuk menimba ilmu.
"Yang penting kami terus berupaya supaya sekolah-sekolah di perbatasan ini tetap diminati oleh siswa sebagai tempat untuk belajar atau mencari ilmu," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.