Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Judi online - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul mengaku belum menerima informasi resmi terkait temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kementerian Sosial soal ratusan ribu rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi digunakan untuk judi online.
Kepala Dinsos Bantul, Gunawan Budi Santosa menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui detail siapa saja yang masuk dalam daftar tersebut. Ia menegaskan bahwa sistem penyaluran bansos selama ini berbasis data yang diverifikasi di tingkat pusat.
“Kami belum tahu. Data itu yang verifikasi pusat, kami hanya menyetor data,” kata Gunawan, Rabu (9/7/2025).
Gunawan juga menyebutkan, jika pun ada pengawasan di tingkat lokal, hal itu hanya sebatas pembinaan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), bukan terkait aktivitas rekening penerima bansos.
“Kalau kaitannya dengan rekening terus dipakai buat judi, kami enggak tahu sama sekali. Modusnya pun seperti apa, kami enggak ngerti,” ujarnya.
Ia menyebut saat ini pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat menyikapi temuan tersebut. Gunawan juga tidak menampik bahwa bansos yang disalurkan melalui rekening bisa saja disalahgunakan, tetapi pihaknya belum bisa mengambil langkah apapun tanpa arahan resmi.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Banten hingga Lampung Pagi Ini
“Kami tunggu saja petunjuk teknis dari pusat seperti apa,” tambahnya.
Sebelumnya, PPATK melaporkan bahwa sebanyak 571.410 penerima bansos diduga terlibat aktivitas judi online. Temuan itu berdasarkan pencocokan data 28,4 juta NIK penerima bansos dengan 9,7 juta NIK yang teridentifikasi sebagai pemain judi daring.
PPATK juga mencatat adanya jutaan rekening bansos yang tidak tepat sasaran. Dugaan ini memicu kekhawatiran soal kebocoran penyaluran bansos dan lemahnya pengawasan terhadap pemanfaatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.