BPS Kota Jogja: Sensus Ekonomi Berjalan Lancar Tanpa Penolakan
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mencatat masih ada ribuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2024. Untuk menanganinya, Pemkot Jogja memperbaiki puluhan di antaranya. Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan memperbaiki puluhan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ketua Tim Kerja Penataan Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja, Yunita Rahmi Hapsari menuturkan ada 1.627 unit RTLH hingga akhir tahun lalu. Untuk menanganinya, pihaknya menargetkan perbaikan 61 unit RTLH tahun ini.
“Pembangunan tersebut dialokasikan anggaran hingga Rp1,175 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jogja,” katanya, Rabu (30/7/2025).
Dia menuturkan perbaikan tersebut dilakukan dengan untuk meningkatkan kualitas hunian tersebut. Selain itu, perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan keamanan penghuni rumah tersebut.
Dia menuturkan perbaikan RTLH tersebut dilakukan dengan menggandeng berbagai sektor antara lain TNI, dan sektor swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
BACA JUGA: Antisipasi Tsunami dari Gempa Rusia, Pemerintah Minta Warga Menjauhi Pantai
“Untuk CSR, hingga kini sudah ada 17 unit RTLH yang diperbaiki dan jumlahnya masih akan terus bertambah,” katanya.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, DPUPKP Kota Jogja, Sigit Setiawan menuturkan perbaikan RTLH tersebut menyasar rumah dengan kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Menurut Sigit, kerusakan berat biasanya terjadi pada struktur atap dan bangunan utama.
Sedangkan kerusakan ringan dan sedang menurutnya sebagian besar terjadi pada penutup atap dan dinding rumah.
Dia menuturkan setiap tahun, DPUPKP Kota Jogja melakukan perbaikan RTLH secara bertahap. Pada tahun 2025, Pemkot Jogja menyasar perbaiki terhadap 61 unit RTLH.
“Program [perbaikan RTLH] yang masih berjalan di Karangwaru, Gedongkiwo, Keparakan dan Kricak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da