Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Gunung Merapi Jogja meluncurkan lava pijar. - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan total sebanyak 75 kali guguran lava dalam sepekan. Sejumlah kegempaan masih terjadi. Status Gunung Merapi masih Siaga dan masyarakat diminta menghindari kawasan potensi bahaya.
Kepala Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, BPPTKG, Agus Budi Santoso, menjelaskan pada minggu ini jumlah guguran lava yang dapat teramati adalah sebanyak 19 kali ke arah hulu Kali Krasak sejauh maksimum 2.000 meter, enam kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimum 1.900 meter dan 50 kali ke arah hulu Kali Sat/Putih sejauh maksimum 2.000 meter.
“Dari aspek perubahan morfologi, teramati adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava. Sedangkan untuk kubah tengah, tidak teramati adanya perubahan morfologi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/8/2025).
BACA JUGA: Daftar Lengkap Pengurus PDIP 2025-2030, Megawati Jadi Ketum dan Sekjen
Berdasarkan analisis foto udara tanggal 17 Juli 2025, volume kubah barat daya dan kubah tengah berturut-turut adalah sebesar 4.011.000 mrter kubik dan 2.368.900 meter kubik.
Pada periode pengamatan ini, terjadi sembilan kali gempa Vulkanik Dangkal, 748 gempa Fase Banyak, 579 gempa Guguran dan 24 gempa Tektonik. “Intensitas kegempaan pada periode pengamatan ini relatif sama dibandingkan dengan intensitas kegempaan pada minggu sebelumnya,” katanya.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga. “Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” ungkapnya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.