UGM Perluas Pengembangan Padi Gamagora di Madiun
UGM memperluas pengembangan padi Gamagora di Madiun dengan Living-Lab dan 300 kg benih untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan.
Para pemain PSS Sleman berlatih di Lapangan Pakembinangun pada Selasa (5/8/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- PSS Sleman terus menggelar latihan intens menatap kompetisi Championship (Liga 2). Para pemain digembleng latihan ball possession dan finishing di awal Agustus ini.
Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra menjelaskan latihan awal pekan ini berjalan dengan situasi basah karena hujan. Kondisi ini menjadi bagus karena pemain berlatih dengan suhu yang tidak panas. Di sisi lain, aliran bola selama latihan kata Huistra jadi semakin cepat.
"Hari ini sangat basah latihannya. Ini cukup bagus untuk satu hal yakni suhu yang menurun dan bola menjadi lebih cepat," tandas Huistra ditemui pada Selasa (5/8/2025) di Lapangan Pakembinangun.
Dalam sesi latihan, Huistra sempat membagi tim ke dalam beberapa kelompok. Mereka bermain bersamaan dengan intens di seluruh lapangan.
Huistra bilang, di fase terakhir latihan dirinya memang menerapkan latihan ball possession ketat. Pemain dituntut cepat melakukan penguasaan bola dan menyelesaikan serangan dengan sebuah gol.
"Yang kita lakukan hari ini khususnya di fase terakhir latihan tentang bagaimana melakukan ball possession, menyerang dan mencetak gol. Itu yang coba kami latih hari ini," ungkapnya.
BACA JUGA: Timnas Putri Panggil 23 Pemain untuk Kejuaraan ASEAN 2025
Latihan ball possession dan finishing ini menjadi penting karena di Huistra bagian tersulit dalam sepak bola adalah menciptakan gol. Karenanya menu latihan itu coba diintensifkan kepada para pemain dalam latihan.
"Saat ini sudah bagus, tapi bisa lebih baik lagi. Di sepak bola bagian tersulit dalam pertandingan adalah mencetak gol. Kami mencoba meningkatkan itu dan kami banyak berlatih di situ," ujarnya.
Di akhir, para pemain bahkan menjalani latihan tendangan penalti. Lagi-lagi hal ini untuk memaksimalkan peluang bagi tim menciptakan gol.
Secara umum, Huistra menilai latihan yang dijalani pemainnya berlangsung baik awal pekan ini.
"Kami memiliki latihan yang bagus hari ini. Para pemain bekerja keras dan saya menikmatinya sebagai pelatih melihat mereka. Sesi latihan ini cukup bagus untuk tim," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memperluas pengembangan padi Gamagora di Madiun dengan Living-Lab dan 300 kg benih untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan.
Kebakaran di Kulonprogo meningkat selama musim kemarau 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah dan kondisi lahan yang semakin kering.
Alwi Farhan turun ke peringkat 11 dunia pada ranking BWF terbaru. Ubed naik ke posisi 26, sementara Putri KW tetap di peringkat enam.
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng–DIY) menggelar Corporate Gathering Region Jateng–DIY 2026
Alat berbasis AI dari Australia mampu mengenali nyamuk pembawa DBD dan malaria hanya dari suara sayap tanpa internet dan laboratorium.
Emergency kit mobil dapat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor, aki tekor, atau kendaraan mogok. Simak daftar perlengkapan yang wajib