FK-KMK UGM Periksa Kesehatan Puluhan Perajin Perak Kotagede
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang didampingin Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, sedang menyerahkan bantuan paket sembako di Pendopo Parasamya, Selasa (12/8/2025)./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Nilai bantuan lewat program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Kabupaten Sleman meningkat sejak 2022. Dari yang semula Rp600 juta menjadi Rp4,8 miliar. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan atas program Pemkab dalam menangani persoalan kemiskinan hingga stunting atau tengkes.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan kemiskinan dan stunting menjadi dua indikator penilaian program pembangunan daerah. Sebab itu, TJSP yang ada diharapkan dapat berfokus terhadap intervensi dua persoalan tersebut.
“Persentase angka kemiskinan dan stunting perlu kita turunkan. Dua hal ini masih ada di Sleman,” kata Danang ditemui di Pendopo Parasamya, Selasa (12/8/2025).
Danang menambahkan Pemkab Sleman dan perusahaan-perusahaan perlu bersinergi dalam membangun dan menyelesaikan persoalan di daerah. Dia meminta agar perusahaan lain yang belum ikut dalam program TJSP dapat terlibat aktif.
BACA JUGA: Update! Siswa Keracunan Menu MBG di Sleman Bertambah Jadi 178 Orang
Ketua Forum TJSP Sleman, Edy Nugroho, mengatakan acara Gebyar TJSP Merdeka kembali dilakukan untuk memperingati HUT RI ke-80. Gebyar TJSP keempat kalinya ini terus diikuti banyak perusahaan sejak 2022.
Pada 2022, ada 21 perusahaan yang berpartisipasi dan menyalurkan bantuan ke masyarakat yang membutuhkan, dengan total bantuan lebih dari Rp600 juta. Lalu, pada 2023, ada 27 perusahaan berpartisipasi dengan total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp2 miliar. Kemudian, pada 2024, ada 37 perusahaan yang berpartisipasi dengan bantuan yang diberikan ke masyarakat lebih dari Rp4 miliar.
“Tahun ini ada 49 perusahaan yang berpartisipasi dengan beragam jenis bantuan. Total bantuannya Rp4,8 miliar untuk 197 paket,” kata Edy.
Paket bantuan tersebut bermacam-macam, seperti sembako, bantuan peralatan dan modal usaha bagi difabel, beasiswa bagi siswa SD sampai dengan universitas, bantuan infrastruktur, pengadaan sarpras dan peralatan untuk penanganan sampah, penanganan stunting dan lain-lain.
Sebagaimana yang dikatakan Danang, stunting menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat intervensi lewat TJSL. Maka dari itu, ada perusahaan yang memberikan bantuan bahan baku pembuatan pelet ikan untuk Kelompok Budidaya Ikan Ngupoyo, Tegaltirto, Kapanewon Berbah. Bantuan ini akan bermanfaat untuk meningkatkan produksi ikan. Protein hewani rendah lemak pada ikan akan mencegah stunting pada anak.
Dari sektor pendidikan, ada TJSL untuk beasiswa SMK – SMA. Jumlahnya 52 paket, khusus untuk pelajar berprestasi. Ada juga bantuan beasiswa untuk anak SD dan mahasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.