Berpakaian Adat, 1.000 Siswa Sleman Sambut Prabowo dan Narendra Modi
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto menjelaskan alasan pencekalan Mantan Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas ke luar negeri dalam dugaan kasus korupsi penentuan kuota haji.
Setyo mengatakan bawa pencekalan tersebut dilakukan agar Yaqut tetap berada di wilayah Indonesia. Dengan tetap berada di wilayah Indonesia, lanjut Setyo akan memudahkan penyidik ketika memintai keterangan yang bersangkutan.
BACA JUGA: Ketua KPK Sebut 10 Travel Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, Ini Alasannya
"Ya pastinya kan pencegahan itu diperlukan ya, yang pastinya supaya yang bersangkutan tetap berada di wilayah Indonesia, sehingga memudahkan di saat dimintai keterangan atau dipanggil oleh penyidik," kata Setyo pada Selasa (12/8/2025) di Fakultas Hukum UGM.
Terkait pencekalan sejumlah nama dalam dugaan kasus korupsi kuota haji ini, Setyo mengatakan, pencekalan yang dilakukan telah melalui proses hukum. Selain Mantan Menag, sejumlah nama memang masuk daftar pencekalan bepergian ke luar negeri.
"Ya, itu kan pasti sudah ada prosesnya, surat sudah dikirimkan. Ya itu nama-namanya nanti silakan dicek sama juru bicara," ujarnya.
Di sisi lain, Setyo menambahkan bila dugaan kasus korupsi ini telah naik ke tahap penyidikan. "Ya, sebagaimana yang disampaikan oleh deputi kan sudah naik ke proses penyidikan," tandasnya.
"Deputi sudah pernah konpers (konferensi pers), sudah menjelaskan, nanti detilnya akan disampaikan pada saat konpers berikutnya," imbuhnya.
Soal kerugian Rp1 triliun dalam dugaan kasus korupsi ini, Setyo mengatakan jika itu masih hitungan sementara. Untuk detailnya pihaknya akan meminta audit keuangan melalui lembaga negara yanh berwenang.
"Ya itu kan hitungan sementara yang disebutkan ya. Nanti detailnya pasti kami akan minta pemeriksaan atau audit kerugian keuangan negara melalui lembaga yang berwenang," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
Deretan agenda Jogja Juli 2026: Artjog, Prambanan Jazz, INACRAFT, Saparan Bekakak, lomba layangan, hingga lari malam. Catat jadwalnya sekarang!
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Tanggal 15 Juli diperingati sebagai Hari Keterampilan Pemuda Sedunia serta sejumlah momen penting lainnya di Turki dan Amerika Serikat. Simak sejarah dan maknan
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.