Kelok 23 Diuji Coba, Bantul Siapkan Penataan Parangtritis dan Depok
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.
Suasana pelatihan kepada Bumdes dan Bumkal di DIY dan sekitarnya oleh FEB UI di Resto Kalibayem Jogja, Kasihan, Bantul, Kamis (14/8/2025)/ Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL–Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas manajemen dan keuangan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) di bidang peternakan, Kamis (14/8/2025) di Resto Kalibayem Jogja, Kasihan, Bantul. Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilakukan dosen bersama mahasiswa FEB UI.
Guru Besar FEB UI, Prof. Rofikoh Rokhim menjelaskan pelatihan ini difokuskan pada pengelolaan organisasi, aset, dan keuangan BUMDes serta BUMKal agar dapat menjadi sumber daya produktif bagi masyarakat. “Kami memilih sektor peternakan karena terkait langsung dengan ketahanan pangan, penyediaan protein hewani, dan dukungan terhadap industri pariwisata di Jogja,” ujarnya.
BACA JUGA: Pengembalian Uang Oleh Bupati Pati Tidak Menghapus Pidana
Menurutnya, ketersediaan protein hewani seperti ikan, sapi, kambing, ayam, bebek, dan lele sangat penting untuk mencegah gizi buruk dan stunting. “Kalau suplai tidak terjaga, apalagi di daerah wisata seperti Jogja, bisa terjadi kelangkaan. Maka, Bumdes peternakan harus dikelola dengan baik dari hulu hingga hilir, termasuk pakan dan distribusi,” kata Rofikoh.
Pelatihan meliputi pembentukan struktur organisasi, pembagian tanggung jawab, strategi pemasaran, pencatatan laporan keuangan, hingga perlindungan aset melalui asuransi. FEB UI juga bekerja sama dengan perbankan untuk mengenalkan asuransi mikro bagi ternak dan infrastruktur pendukung. “Peternak harus aman secara usaha. Kalau ada banjir, kebakaran, atau penyakit, aset tetap terlindungi,” tambahnya.
Ketua Tim, Elok Savitri Pusparini menilai potensi BUMDes peternakan sangat besar untuk mengelola sumber daya desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Namun, tantangan pengelolaan organisasi dan keuangan masih tinggi. “Karena itu, kami berkolaborasi dengan kampus lain untuk memberikan pembekalan manajemen dan keuangan yang melengkapi pengetahuan teknis peternakan yang sudah dimiliki pelaku BUMDes,” katanya.
Pelatihan ini juga diisi kunjungan lapangan ke sejumlah BUMDes peternakan di DIY untuk melihat langsung kondisi dan tantangan yang dihadapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.