Viral Sumbangan Pendatang Rp1 Juta, Padukuhan Jambean Gelar Musyawarah
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Ditpolairud Polda DIY saat melakukan operasi di pinggir pantai Parangtritis./Ist
Harianjogja.com, BANTUL–Libur panjang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tidak berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bantul. Data Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat adanya fluktuasi jumlah kunjungan pada dua pekan terakhir.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Aji menjelaskan, pada Sabtu (9/8/2025) jumlah wisatawan yang masuk ke destinasi wisata di Bantul tercatat sebanyak 5.618 orang. Sepekan berikutnya, Sabtu (16/8/2025), jumlah kunjungan justru menurun menjadi 4.172 orang.
BACA JUGA: Perceraian di Bantul Tinggi, Paling Banyak Cerai Gugat
Namun kondisi berbalik pada hari Minggu. Jika pada Minggu (10/8/2025) jumlah kunjungan mencapai 6.289 orang, maka pada Minggu (17/8/2025) jumlahnya meningkat signifikan menjadi 7.735 orang. “Memang terlihat pola yang sama seperti libur panjang sebelumnya, Sabtu relatif sepi, tapi Minggu kunjungan naik cukup tinggi,” kata Markus, Senin (18/8/2025).
Menurutnya, tren tersebut memperlihatkan bahwa wisatawan lebih memilih berkunjung pada hari Minggu saat momentum liburan panjang, sehingga terjadi lonjakan pada destinasi wisata terutama pantai-pantai di selatan Bantul.
Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra menuturkan, peningkatan kunjungan wisatawan tidak terlalu berdampak signifikan pada okupansi hotel. Menurutnya, karakter wisatawan Bantul masih didominasi wisatawan harian yang datang berkunjung tanpa menginap.
“Untuk okupansi hotel di libur panjang akhir pekan ini tidak begitu berpengaruh sekali, karena rata-rata wisatawan hanya berkunjung saja, tidak sampai menginap. Kenaikannya ada, tapi tidak terlalu tinggi, masih landai saja di libur HUT ke-80 RI ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan, rata-rata okupansi hotel di Bantul selama libur panjang kali ini berada di kisaran 50 persen. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan hari-hari biasa, dan belum menunjukkan lonjakan berarti meskipun ada momentum liburan nasional.
Meski demikian, Yohanes menambahkan, kondisi ini masih cukup baik mengingat persaingan dengan daerah lain di DIY yang memiliki daya tarik serta fasilitas lebih lengkap. “Bantul memang kuat di wisata alam, terutama pantai. Tetapi untuk menarik wisatawan agar menginap, perlu strategi tambahan, misalnya paket wisata yang terintegrasi dengan penginapan dan kuliner,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.
Osteoporosis pada usia di atas 50 tahun meningkatkan risiko patah tulang panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Simak cara pencegahannya.