Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Delman wisata tengah menunggu wisatawan di Pantai Parangtritis, Rabu (25/2/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Sejumlah pelaku usaha jasa pariwisata di kawasan pantai selatan Bantul menyampaikan berbagai aspirasi dalam forum evaluasi yang digelar Dinas Pariwisata Bantul. Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi untuk mendorong penataan kawasan wisata yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Forum tersebut dihadiri berbagai perwakilan pelaku usaha di Pantai Parangtritis, mulai dari operator ATV, jeep wisata, pedagang, hingga penyedia jasa payung pantai. Pengelola destinasi lain di pesisir selatan juga turut ambil bagian bersama sejumlah instansi terkait.
Usulan Penataan dan Panduan Wisata
Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok, Sutarlan, mengusulkan penyusunan buku panduan fasilitas wisata agar memudahkan pengunjung mengakses layanan di kawasan pantai.
Selain itu, ia menyoroti perlunya pengaturan jadwal buka-tutup Tempat Pemungutan Retribusi (TPR), khususnya saat akhir pekan, untuk menjaga kelancaran arus wisatawan.
“Ke depan perlu adanya komitmen yang selaras antara pemerintah, pelaku pariwisata, dan masyarakat sehingga wisata Bantul kembali ramai,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ketua Desa Wisata Pantai Goa Cemara, Bayu Sujaka, mengungkapkan adanya penurunan jumlah kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini dibandingkan periode sebelumnya.
Ia juga menyoroti kebijakan penarikan retribusi pada malam hari saat perayaan Tahun Baru yang dinilai berdampak pada turunnya jumlah wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menegaskan pentingnya penataan kawasan dan pengawasan aktivitas usaha di destinasi wisata pantai selatan.
Menurutnya, sejumlah isu utama yang menjadi perhatian meliputi penataan pedagang, pengelolaan akses dan infrastruktur, sistem retribusi, serta peningkatan kenyamanan pengunjung.
Langkah Perbaikan Disiapkan
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pariwisata Bantul akan melakukan berbagai langkah perbaikan, mulai dari penyusunan panduan fasilitas wisata di Pantai Depok, penertiban pedagang yang belum terdaftar, hingga penanganan akses jalan yang tertutup pasir.
Selain itu, evaluasi sistem TPR, penambahan petugas lapangan, serta penanganan pengemis dan pengamen juga menjadi perhatian.
“Pelan-pelan satu per satu akan kami tata dan perbaiki. Kami juga akan berkoordinasi dengan OPD terkait,” ujar Saryadi.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kembali daya tarik wisata pantai selatan Bantul sekaligus menciptakan ekosistem pariwisata yang tertib, aman, dan nyaman bagi wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat