Dugaan Keracunan MBG di Kulonprogo: Ibu Hamil dan Busui Jadi Korban
Kasus dugaan keracunan MBG di Kulonprogo meluas hingga 105 korban. Dinkes menemukan dugaan pelanggaran pengolahan makanan, sementara ibu hamil dan ibu menyusui
Ambar Purwoko secara spontan mengikatkan tali sepatu petugas Paskibra yang terlepas. /Instgara.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Aksi Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko yang membetulkan tali sepatu pasukan pengibar bendera (Paskibra) memicu perhatian warganet. Lantaran tindakannya mengikatkan tali sepatu dilakukan ketika proses upacara sedang berlangsung secara khidmat. Videonya tersebar luas dan viral di medsos.
Ambar pun menjelaskan bahwa upayanya mengikatkan tali sepatu tersebut hanya spontanitas. Menurutnya, tindakan tersebut hanya agar melancarkan dan mensukseskan prosesi pengibaran bendera yang sedang berlangsung.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Selasa 19 Agustus 2025: Seluruh DIY Hujan Petir
“Respect saja hanya bertujuan untuk mensukseskan upacara jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya saat dihubungi, Senin (18/8/2025).
Ambar mengaku khawatir dengan kondisi tali sepatu yang tidak terikat membuat petugas Paskibraka terjatuh saat bertugas. Termasuk kejadian lainnya yang tidak diinginkan ketika tali sepatu tidak terikat. Menurutnya, tidak masalah meski pun memiliki jabatan Wakil Bupati tetapi mengikat tali sepatu petugas Paskibraka.
“Tidak ada masalah. Kita tuh menunduk untuk naik bukan menginjak untuk naik,” ucapnya.
Ambar menuturkan, merendah untuk membantu itu bukan rendahan. Apalagi sebagai sosok yang memiliki jiwa pramuka harus diamalkan untuk menolong dalam kondisi apapun. “Spontanitas itu bisa dilihat,” katanya.
Diketahui, petugas Paskibra yang diikatkan tali sepatunya adalah Fatah Raihan. Ketika itu dia sedang memegang bendera merah putih lantas tiba-tiba Wabup Ambar datang untuk mengikatkan tali sepatunya yang terlepas. Dia pun tidak menyangka kalau tali sepatunya terlepas.
BACA JUGA:Napoli Umumkan Lukaku Cedera Serius, Berpotensi Operasi
Fatah semakin terkejut ketika yang membenarkan ikatan adalah orang nomor dua di Kulonprogo tersebut. “Sebelum penurunan sudah saya cek, kencang, tetapi tidak tahu kenapa bisa lepas. Saya tidak menyangka ketika Pak Ambar turun langsung ke lapangan untuk menalikan sepatu saya. Jika tidak ditalikan, mungkin saya bisa jatuh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan keracunan MBG di Kulonprogo meluas hingga 105 korban. Dinkes menemukan dugaan pelanggaran pengolahan makanan, sementara ibu hamil dan ibu menyusui
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga
Media asing seperti Financial Times dan Reuters menyoroti pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Analis menilai langkah ini berpot
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan