DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang petani asal Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Ratno Widodo,45, vonis penjara selama empat bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri Wonosari, Kamis (28/8/2025).
Terpidana mengaku pasrah dan menerima hukuman tersebut, meski aksi dilakukan sebagai balasan atas aksi kekerasan terhadap dirinya.
“Menjatuhi terdakwa dengan pidana penjara empat bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Wonosari, Ni Ageng Djohar, Kamis.
Diungkapkannya, hukuman ini akan dikurangi selama masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa. Selain itu, juga dibebani biaya perkara sebesar Rp2.500.
Penasehat Hukum Ratno Widodo, Anggit Sukmana Putra mengatakan, kliennya sudah menerima atas vonis yang djatuhkan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Wonosari. Pasalnya, terdakwa tidak akan mengajukan banding atas putusan tersebut.
“Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum [JPU] juga sudah menerima. Jadi, kasus ini sudah dinyatakan inkrah,” kata Anggit.
BACA JUGA: Gelombang Tinggi Nelayan di Gunungkidul Tak Melaut
Menurut dia, vonis dijatuhkan karena alasan pembelaan yang diutarakan terdakwa tidak memenuhi asas proporsionalitas oleh majelis hakim. Di sisi lain, penganiayaan yang tidak menyebabkan halangan terhadap pekerjaan dan tak masuk dalam pasal 351 KUHP.
“Sudah selesai sampai di sini karena memang terdakwa sudah menerima putusan dalam persidangan,” katanya.
Menurut dia, kasus ini bermula adanya dugaan pencurian kucing oleh anak dari terdakwa. Namun hal itu dibatah oleh keluarga.
Anggit tidak menampik saat proses mediasi sempat ada tendangan terhadap kliennya. Tak terima perlakukan tersebut, Ratno membalas dengan memukul pelapor.
“Klien kami hanya membela diri karena ditendang terlebih dahulu, tapi dilaporkan hingga proses pembukitan hukum di pengadilan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.