Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Pembina Pemuda Batak Bersatu, Dewanto P. Siregar menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus jadi pengingat penting bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan. ist/Dok Pribadi Dewanto
Harianjogja.com, JOGJA–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat penting bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan, perdamaian, serta kebhinekaan bangsa. Hal itu disampaikan Pembina Pemuda Batak Bersatu, Dewanto P. Siregar, dalam refleksi Maulid Nabi di Jogja, Sabtu (6/9/2025).
Dewanto menyatakan, teladan Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebatas pada peran sebagai pembawa wahyu, melainkan juga sebagai sosok pemersatu masyarakat di tengah konflik. “Dalam sejarah hidupnya, beliau hadir membawa perdamaian, persaudaraan, dan persatuan. Itu yang relevan kita terapkan dalam kehidupan berbangsa hari ini,” ujarnya.
Selain meneladani ajaran Nabi, Dewanto menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal dan tradisi yang tumbuh di Indonesia, khususnya di Jogja. Ia mencontohkan tradisi Grebeg Kraton yang setiap tahun digelar dalam peringatan Maulid Nabi. “Budaya ini harus tetap dilestarikan, tidak boleh tergeser oleh kemajuan zaman. Inilah Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika dan kebudayaannya,” jelasnya.
BACA JUGA: Mengenal Sindrom Patah Hati dan Cara Meredakannya
Menurut Dewanto, masyarakat Batak, Sumatra, dan warga perantau di Jogja turut antusias mengikuti tradisi tersebut karena nilai-nilainya mampu memperkuat penghargaan terhadap budaya lokal.
Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya kembali pada cita-cita kemerdekaan bangsa yang digagas para pendahulu.
“Konsep merdeka berbangsa dan merdeka berbudaya memang terasa di Ngayogyakarta ini. Kemerdekaan harus diwujudkan dalam politik, ekonomi, dan kebudayaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.