Kemlu Pastikan Kabut Asap Karhutla Ditangani Lewat ASEAN
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Aris Suharyanta./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul bertekad tidak lagi membuang sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, namun berusaha menyelesaikan persoalan sampah sendiri melalui tempat pengolahan sampah tingkat kabupaten dan kelurahan.
"Kalau kita sudah tidak ada keinginan untuk membuang ke sana, ke TPST Piyungan, karena kita saat ini masih terus berusaha untuk mengolah sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bantul," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta di Bantul, Minggu.
Wabup Aris mengatakan, saat ini dari total produksi sampah harian dari semua warga Kabupaten Bantul yang rata-rata sekitar 100 ton, pemkab sudah menyelesaikan sekitar 60 ton melalui beberapa TPST maupun intermediate treatment facility (ITF) yang dibangun tingkat kabupaten.
Oleh karena itu, kata dia, sampah yang belum tertangani tingkat kabupaten tersebut diupayakan agar diolah atau diproses melalui tempat pengolahan sampah (TPS) dan TPS 3R (reduce, reuce dan recycle) yang ada di kelurahan kelurahan.
BACA JUGA: Hingga Agustus, Sebanyak 1,3 Juta Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bantul
Mengenai adanya permintaan agar Bantul menampung sampah dari luar kabupaten, Wabup mengaku belum bisa menerima permintaan tersebut secara maksimal, karena lagi lagi, di internal pemkab sendiri masih berusaha menyelesaikan sampah dari Bantul.
"Kita belum bisa secara maksimal menerima tawaran dari kota karena kita sendiri masih menyelesaikan urusan sampah yang dihasilkan dari Kabupaten Bantul sendiri," katanya.
Namun, dalam memaksimalkan pengolahan sampah di Bantul, pemkab juga masih mencari formula seperti apa penyelesaian sampah, agar Bantul bisa betul betul menyelesaikan sampah sendiri, termasuk nantinya apabila sampah dari Yogyakarta juga dibawa ke Bantul.
"Saya dengan Pak Bupati sering melihat-lihat terkait pengelolaan sampah di luar daerah, sehingga kita akan koordinasi, menentukan sikap terkait dengan pengolahan sampah selain dengan pengolahan TPST TPST yang ada di Bantul nanti mungkin ada cara lain yang lebih efektif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu memastikan dampak kabut asap karhutla lintas negara ditangani melalui kerja sama ASEAN dan koordinasi dengan negara tetangga.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.