Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Seorang pedagang terlihat melakukan perbaikan di area pasar Trowono di Kalurahan Karangasem, Paliyan yang terbakar di akhir 2024 lalu. Foto diambil beberapa waktu lalu. /Istimewa-Dinas Perdagangan Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan Gunungkidul memastikan perbaikan Pasar Trowono yang terbakar di akhir 2024 lalu telah selesai. Total anggaran untuk perbaikan mencapai Rp515 juta.
Kelik Yuniantoro mengatakan, kebakaran di Pasar Trowono di Desember tahun lalu tidak hanya berdampak terhadap aktivitas jual beli pedagang. Pasalnya, juga ada kerugian material dengan taksiran mencapai Rp800 jutaan.
“Kalau dari sisi pedagang ada 110 orang yang terdampak,” kata Kelik saat dihubungi Kamis (11/9/2025).
Pasca-kebakaran, pemkab sudah mengalokasikan anggaran sebesar Pp515 juta. Upaya perbaikan juga sudah dilaksanakan sejak Juni 2025 dan saat sekarang tinggal proses penyelesaian administrasi pembangunan.
BACA JUGA: Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polresta Sleman Terus Patroli Titik Rawan
“Fisiknya sudah jadi. Perbaikan meliputi beberapa kegiatan mulai dari pembenahan atap, lantai hingga fasilitas lainnya yang ikut terbakar saat kebakaran terjadi di akhir 2024,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini mengatakan, juga sudah memberikan sosialisasi kepada pedagang yang terdampak. Sosialisasi dilakukan untuk masalah penempatan setelah proses perbaikan selesai dilaksanakan.
“Kemarin [Rabu 10/9/2025] kami lakukan sosialisasi ke pedagang,” katanya.
Kelik memastikan untuk penempatan tidak ada pengundian ulang. Pasalnya, lokasi yang ditempati sesuai dengan yang dipakai para pedagang sebelum terjadinya kebakaran.
“Jadi langsung ditempati. Namun, untuk penempatan akan dimulai di awal Oktober dan tidak ada pengundian ulang,” katanya.
Diharapkan dengan adanya perbaikan ini maka lokasi tempat berjualan bisa lebih aman dan nyaman. Di sisi lain, juga berdampak terhadap aktivitas pembeli karena nyaman dengan adanya penataan ulang pasca-kebakaran.
“Semoga ini juga dapat mempercepaat pertumbuhan ekonomi Masyarakat,” katanya.
Salah seorang warga Trowono di Kalurahan Karangasem, Paliyan, Mulyani mengatakan, sudah melihat proses perbaikan pasar Trowono yang telah selesai. Menurut dia, pasca-kebakaran, sangat berpengaruh terhadap aktivitas di pasar.
“Kondisinya seadanya. Bahkan ada sejumlah pedagang yang pindah tempat dengan alasan keamanan untuk berjualan,” katanya.
BACA JUGA: Prabowo Undang Romo Magnis hingga Quraish Shihab ke Istana
Meski demikian, Yani dengan adanya perbaikan, maka kondisi di Pasar Trowono kembali representative dan aman untuk beraktivitas, baik para pedagang maupun pembeli. Diharapkan dengan demikian, maka geliat ekonomi bisa lebih cepat pertumbuhannya.
“Lebih aman dan nyaman sehingga yang beraktivitas tidak was-was setelah adanya perbaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.