Warga Miskin Tak Dapat Bansos, DPRD Jogja Dorong Pelebaran Desil
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
Pasar Beringharjo yang sudah berganti warna./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan harga kantong plastik mulai dirasakan pedagang di Pasar Beringharjo, Jogja. Kenaikan signifikan ini membuat pedagang mengubah cara berjualan agar tetap bisa menekan biaya operasional.
Kenaikan harga terjadi sejak beberapa waktu terakhir, bahkan disebut semakin terasa sejak Ramadan. Pedagang kini harus mencari cara agar tidak membebani harga jual kepada pembeli.
Salah satu pedagang kopi di Pasar Beringharjo, Kun Hariana, mengaku terkejut saat mengetahui harga plastik melonjak drastis.
Ia menyebut plastik ukuran 3 kilogram isi 100 lembar yang sebelumnya seharga Rp105.000 kini naik menjadi Rp171.000.
“Kenaikannya tinggi sekali, jadi mau tidak mau harus menyesuaikan harga pokok penjualan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Untuk sementara, Kun memilih menghabiskan stok lama sambil mempertimbangkan alternatif kemasan yang lebih terjangkau, seperti kantong kertas.
Pedagang Mulai Kurangi Penggunaan Plastik
Kondisi serupa juga dirasakan pedagang sayur di Pasar Beringharjo, Ida Chabibah. Ia menyebut harga plastik kecil yang sebelumnya Rp9.000 per dua pak kini naik menjadi Rp16.000.
Namun, Ida memilih tidak langsung menaikkan harga dagangan. Ia justru menyiasati dengan mengurangi penggunaan plastik.
“Kalau bisa satu plastik saja, saya jadikan satu. Saya juga tanya pembeli apakah bawa tas sendiri,” katanya.
Langkah tersebut dilakukan agar pelanggan tidak terbebani kenaikan harga, sekaligus menghemat penggunaan plastik.
Sementara itu, karyawan toko grosir plastik di kawasan Beringharjo, Hermawan, membenarkan adanya kenaikan harga dari tingkat produsen.
Menurutnya, plastik kiloan yang sebelumnya Rp3.100 kini sudah mencapai Rp5.500.
“Kami juga tidak tahu pasti penyebabnya, tapi memang harga dari sananya naik,” ujarnya.
Kondisi ini membuat pedagang harus beradaptasi, baik dengan mengurangi penggunaan plastik maupun mencari alternatif kemasan yang lebih ekonomis.
Jika tren kenaikan terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga produk di pasar juga akan ikut terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menemukan warga tidak mampu tercatat desil 6-10 sehingga tak mendapat bansos. Desil penerima bantuan didorong diperluas.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya