Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project
Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol setelah video tantangan hafal surah viral di media sosial.
Bupati Bantul Abdul Halim didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jogja Rudi Susanto secara simbolis menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga nelayan yang meninggal dunia setelah kapal yang digunakan tenggelam di perairan Gunungkidul, Sabtu (13/9/2025) - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Keluarga Pulung Aryadi, nelayan yang meninggal dunia dalam kecelakaan kapal tenggelam di wilayah Gunungkidul, menerima santunan senilai Rp241 juta dari BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta.
Santunan secara simbolis diserahkan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta Rudi Susanto, melalui Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Penyerahan berlangsung di sela acara Gerakan Cinta Laut 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY di Pantai Depok Bantul, Sabtu (16/9/2025).
BACA JUGA: Gerakan Cinta Laut 2025, Sinergi untuk Kelestarian Laut dan Kesejahteraan Nelayan DIY
Gerakan Cinta Laut yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI AL ini, antara lain diisi dengan aksi bersih-bersih pantai, pelepasan tukik, eksebisi serta pameran produk UMKM dan live cooking.
Usai penyerahan santunan, kepada awak media, Rudi menjelaskan, ahli waris Pulung Aryadi berhak atas santunan karena yang bersangkutan meninggal dunia saat menjalani pekerjaan sebagai nelayan. Pulung tercatat sebagai warga Bantul, yang mengalami kecelakaan laut bulan silam di wilayah Gunungkidul.
"Total santunan senilai Rp 241 juta. Nilai santunan ini sudah termasuk bantuan beasiswa untuk dua putra Pak Pulung hingga nanti menyelesaikan studi di perguruan tinggi," kata Rudi, didampingi
Kabid Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta Achmad Ath Thobary dan
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bantul Aditya Karo Ramadhan.
Sri Lestari selaku ahli waris menyampaikan terimakasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sembari menahan haru, Lestari mengaku sudah mengikhlaskan suaminya berpulang.
"Ya terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, yang memberikan santunan dan juga beasiswa. Saya akan memanfaatkan dana ini sebaik-baiknya untuk melanjutkan hidup membesarkan dan membiayai dua anak kami," katanya sembari menyebut suaminya baru mulai terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sekitar 6 bulan silam.
Risiko Tinggi
Rudi menambahkan, profesi sebagai nelayan memiliki risiko yang besar. Ia mengaku bersyukur atas dukungan pemerintah daerah beserta segenap OPD, saat ini warga yang masuk kategori pekerja rentan mulai banyak yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk nelayan, dari populasi sekitar 3111 (data dari DKP DIY) sebagian besar sudah terdaftar sebagai peserta. Ia berharap, ke depan nelayan yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa segera terdaftar, sehingga BPJS Ketenagakerjaan bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap semua aktivitas terkait pekerjaan mereka.
"Harapan kami, setidaknya semua nelayan dan para pekerja rentan bisa ikut minimal dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (KKM). Dengan iuran yang sangat murah hanya belasan ribu rupiah, setiap risiko yang sangat mungkin muncul akan tercover oleh kita. Karena yang namanya risiko kan tidak bisa kita prediksi. Bisa datang kapanpun dan dimanapun tanpa diduga," kata Rudi.
Terkait kepesertaan pekerja rentan di wilayah Kabupaten Bantul, Aditya menambahkan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan sedang dalam proses untuk terus mendorong para pekerja rentan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk wilayah Bantul, sudah terbit Perbup yang menjadi payung regulasi bagi Pemkab Bantul untuk membantu pembiayaan iuran bagi para pekerja rentan.
"Saat ini dalam proses verifikasi data. Semoga September ini sudah bisa terealisasi. Kalau data awal, yang sudah masuk tahap verifikasi sebanyak 2.700 pekerja. Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Bantul yang sangat mendukung program perlindungan untuk pekerja rentan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol setelah video tantangan hafal surah viral di media sosial.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1