31 Dispensasi Nikah di Jogja Jadi Dasar Lahirnya Program MALIKA
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X./Harian Jogja-LUS
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menekankan pentingnya kepekaan terhadap kondisi masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal itu disampaikan Sultan saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD DIY, Rabu (17/9/2025).
Dalam forum tersebut, Sultan mengingatkan bahwa kinerja pemerintah dan DPRD harus selalu diarahkan pada pencapaian tujuan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan perlunya menghindari narasi yang justru dapat memicu kegaduhan sosial.
BACA JUGA: PGRI Sleman Harap Ada Bimtek
“Kami mengajak kepada DPRD sebagai elemen pemerintahan daerah, mari sama-sama kita jaga kinerja pemerintah dan pemerintahan daerah dengan memprioritaskan pada tujuan pembangunan daerah demi menghadirkan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat,” ujar Sultan.
Sultan juga menyinggung pentingnya mengambil pelajaran dari berbagai kejadian yang sempat memicu ketegangan di masyarakat beberapa waktu lalu. Menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi hikmah agar tercipta suasana yang kondusif di DIY.
Ia mengingatkan bahwa ketenangan dan kenyamanan masyarakat merupakan syarat utama agar seluruh komponen daerah bisa beraktivitas dan berinteraksi dengan baik. Stabilitas ini, kata Sultan, hanya bisa terwujud jika semua pihak menjaga komunikasi dan kepekaan sosial.
Selain itu, Sultan menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat di DIY untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan, rasa saling menghargai, dan musyawarah harus dikedepankan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
“Kami mengajak kepada seluruh elemen di DIY untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selalu mengedepankan rasa saling menghargai sesama anak bangsa, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap persoalan yang kita hadapi dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Menurut Sultan, dengan komitmen bersama menjaga kedamaian dan stabilitas, DIY akan tetap menjadi ruang hidup yang nyaman bagi seluruh warganya. Ia berharap pesan ini menjadi perhatian baik bagi DPRD maupun masyarakat luas agar sinergi pembangunan dapat berjalan lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.