Sri Sultan Dorong Jamsostek Menjangkau Pedagang Kecil dan Pekerja Informal di DIY
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Riski Setiadi, didampingi oleh Ketua DMI Sleman, M. Masuko Haryono menyerahkan santunan JKM kepada Ahli waris almarhum Kasimin, seorang Takmir Masjid di Padukuhan Gedang, Kalurahan Sambirejo, Prambanan, Sleman, Sabtu (11/10/2025). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Ahli waris almarhum Kasimin, seorang Takmir Masjid di Padukuhan Gedang, Kalurahan Sambirejo, Prambanan, Sleman, menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sleman pada Sabtu (11/10/2025).
Penyerahan JKM dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Riski Setiadi, didampingi oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sleman, M. Masuko Haryono. Santunan ini diserahkan sebagai wujud nyata kepedulian negara terhadap pekerja sosial keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Riski Setiadi menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menggarisbawahi peran penting Takmir Masjid dalam masyarakat.
"Takmir masjid memegang peran sentral dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Mereka adalah penjaga nilai, pemimpin spiritual, dan simbol keteladanan yang terus menghidupkan semangat kebersamaan dan ketenteraman dalam kehidupan beragama," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Riski Setiadi, di sela penyerahan santunan JKM kepada ahli waris.
Riski menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi seluruh pekerja, termasuk mereka yang mengabdi bagi masyarakat, seperti Takmir Masjid dan pekerja sosial keagamaan di desa-desa.
"Santunan ini adalah bentuk nyata kepedulian Negara agar pengabdian mereka tidak hanya dihargai semasa hidup, tetapi juga tetap bermakna bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sleman, M. Masuko Haryono, menyampaikan komitmen DMI untuk terus berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.
DMI akan berupaya memperjuangkan hak-hak takmir masjid agar mendapatkan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, layaknya pekerja formal seperti ketua RT/RW yang telah lebih dulu terlindungi.
"Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga Masjid di Kabupaten Sleman untuk ikut serta dalam memastikan seluruh Takmir masjid sudah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan sehingga memberikan rasa aman kepada keluarganya apabila Takmir masjid terjadi resiko kecelakaan kerja atau resiko meninggal dunia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Jumat, 23 Oktober 2026, berawan di lima wilayah dengan suhu 23–32 derajat Celsius.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.