Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Ratusan warga tampak antusias mengikuti senam massal Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2025 yang digelar di Sport Center Kalurahan Sumberagung. /Dok-Panitia.
Harianjogja.com, BANTUL—Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2025 yang digelar di Sport Center Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, kembali berlangsung semarak pada hari kedua, Minggu (12/10/2025).
Ratusan warga tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang digelar panitia, mulai dari senam massal, lomba menggambar anak tingkat SD, bazar sembako murah, hingga pertandingan olahraga.
Ketua Panitia, Nina Atmasari, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap pemanfaatan tata ruang dan pertanahan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Sejak pagi, acara diawali dengan senam massal yang diikuti sekitar 400 peserta dari warga Kalurahan Sumberagung dan sekitarnya. Pesertanya ramai sekali, semua bisa ikut tanpa biaya pendaftaran,” ujarnya.
Nina menambahkan, panitia juga menyiapkan doorprize menarik untuk peserta senam, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga peralatan elektronik.
“Semua yang datang bisa mendaftar dan mengambil kupon. Kami ingin kegiatan ini juga membawa keceriaan bagi warga,” katanya.
Setelah senam massal, acara berlanjut dengan lomba menggambar tingkat sekolah dasar yang memperebutkan Piala Dispertaru DIY. Lomba tersebut mengusung tema Jogjaku nyaman, Tanahku Terjaga, diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai wilayah di DIY.
“Pesertanya tidak hanya dari Sumberagung, tapi juga dari beberapa daerah lain di Yogyakarta karena publikasinya cukup luas,” kata Nina.
Dari hasil penilaian juri, juara pertama diraih oleh Nadra Rezky, juara kedua Gibran Rafandra, dan juara ketiga Lathisa Fandra.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati bazar sembako murah hasil kerja sama antara Disperindag DIY dan Dispertaru DIY, yang menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau. Di lokasi yang sama, tersedia pula layanan pemeriksaan kesehatan mental gratis berkat dukungan dari Rumah Sakit Grazia.
“Bazar UMKM juga masih buka sejak pagi sampai malam, sehingga warga bisa berbelanja sambil menikmati suasana perayaan Hantaru,” ujar Nina.
Keseruan acara semakin lengkap dengan berlangsungnya pertandingan semifinal cabang voli dan mini soccer antar instansi. Dalam pertandingan mini soccer, Disdikpora DIY berhasil menyingkirkan DPUP ESDM DIY lewat adu penalti dengan skor 3–2 setelah bermain imbang 1–1 di waktu normal.
Dengan hasil itu, Disdikpora DIY akan melaju ke partai final melawan DPAD DIY pada Senin (13/10) pukul 16.30 WIB.
Sementara itu, perebutan juara tiga mini soccer akan mempertemukan Satpol PP DIY melawan DPUP ESDM DIY pada sore harinya. Untuk cabang voli, tim Bangunjiwo akan berhadapan dengan Sekarlangit dalam perebutan juara pertama dan kedua, sedangkan Tim Musaba dan Beji FC akan bersaing memperebutkan posisi ketiga.
Menurut Nina, rangkaian kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga sarana sosialisasi dan edukasi.
“Kami ingin melalui kegiatan seperti ini, pesan tentang pentingnya tata ruang dan pertanahan bisa tersampaikan secara ringan dan menyenangkan kepada masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m