Giri Sembung Siap Jadi Spot Baru Paralayang di Pulau Jawa
Giri Sembung di Kulonprogo akan diperkenalkan sebagai spot paralayang baru di Pulau Jawa melalui Kejurnas Paralayang Cakrawala Nusantara Seri I 2026.
Bantuan IFP dari Pemerintah Pusat ke SMPN 1 Sentolo yang sekarang sudah digunakan untuk menunjang pembelajaran siswa di kelas./ Ist- dokumentasi SMPN 1 Sentolo
Harianjogja.com, KULONPROGO — Sejumlah sekolah di Kabupaten Kulonprogo telah menerima interactive flat panel (IFP) atau yang lebih dikenal dengan smart TV. Namun, hingga kini Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo belum dapat mendata secara pasti jumlah sekolah yang sudah menerima perangkat tersebut.
Salah satu sekolah yang telah mendapatkan IFP adalah SMP Negeri 1 Sentolo. Kepala SMPN 1 Sentolo, Margiyanto, mengatakan sekolahnya menerima perangkat berukuran 75 inci pada Senin (13/10/2025). Hanya dalam beberapa hari, perangkat tersebut langsung dipasang agar bisa segera dimanfaatkan.
“Sekarang sudah terpasang di ruang lab IPA dan telah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM),” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (17/10/2025).
Margiyanto mengungkapkan, ada empat SMP negeri di Kapanewon Sentolo yang seluruhnya sudah menerima IFP. Hal itu ia ketahui setelah melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah lain di wilayah tersebut.
Selain menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Sentolo, Margiyanto juga menjadi pelaksana tugas (Plt) Kepala SMPN 3 Sentolo, yang bahkan lebih dahulu menerima IFP.
“SMPN 3 Sentolo malah lebih dulu menerima penyaluran IFP dibanding SMPN 1 Sentolo,” imbuhnya.
Menurut Margiyanto, di SMPN 1 Sentolo penggunaan IFP dilakukan secara bergantian, karena sekolah hanya menerima satu unit. Jadwal penggunaan pun telah diatur agar semua kelas bisa memanfaatkannya.
“IFP ini berfungsi sebagai penunjang pembelajaran. Bisa digunakan layaknya perangkat Android untuk menampilkan bahan ajar, sekaligus berfungsi sebagai papan tulis digital. Semua mata pelajaran bisa memanfaatkannya,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Kulonprogo, Nur Hadiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan pengadaan IFP untuk 85 sekolah tingkat SMP dan 366 sekolah tingkat SD, baik negeri maupun swasta. Dari jumlah itu, hanya 85 SMP yang lolos verifikasi data pokok pendidikan (Dapodik).
“Ada dua SMP yang tidak lolos verifikasi Dapodik, yaitu SMP Ma’arif Yani Nanggulan dan SMP Madinah El-Quds,” kata pria yang akrab disapa Nurhady ini.
Nurhady berharap seluruh sekolah dapat lolos verifikasi agar semuanya bisa memperoleh perangkat IFP. Ia menambahkan, untuk tingkat SD, hasil verifikasi masih menunggu keputusan lebih lanjut.
Meski beberapa sekolah, terutama di wilayah Sentolo, sudah menerima IFP, Nurhady mengaku belum memiliki data lengkap terkait jumlah sekolah di seluruh Kulonprogo yang telah menerimanya.
“Sekolah-sekolah belum melaporkan secara resmi. Kami baru bisa merekap setelah ada laporan dari masing-masing sekolah,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Giri Sembung di Kulonprogo akan diperkenalkan sebagai spot paralayang baru di Pulau Jawa melalui Kejurnas Paralayang Cakrawala Nusantara Seri I 2026.
Rekomendasi 6 speaker Bluetooth terbaik 2026 dari JBL, Sony, Bose, Marshall, Anker, hingga Tribit. Temukan speaker yang sesuai kebutuhan Anda!
Myanmar vs Malaysia di Piala AFF 2026 berakhir 2-1. Brace Paulo Josue bawa Harimau Malaya comeback setelah tertinggal lebih dulu
Justin Hubner dipastikan absen membela Timnas Indonesia di Kejuaraan ASEAN 2026 setelah Fortuna Sittard menolak melepas sang bek karena turnamen tidak masuk kal
Forbes 2025 menempatkan 25 perempuan dari industri teknologi dalam daftar kaya mandiri AS. Judy Faulkner, Thai Lee, dan Jayshree Ullal masuk jajaran teratas.
Brasil menyingkirkan Italia 3-2 di semifinal VNL 2026 dan melaju ke final. Simak drama lima set, rekor pertemuan, dan perjalanan kedua tim.