UGM Beri Voucer Makan Gratis untuk 47 Mahasiswa Korban Gempa NTT
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Suasana Forum Investasi dalam rangka peringatan Hari Tata Ruang (HANTARU) 2025 yang digelar pada Senin (20/10/2025) di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center /Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kabupaten Sleman menggelar Forum Investasi dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2025. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong penataan ruang yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan bahwa tantangan penataan ruang saat ini semakin kompleks. Pertumbuhan penduduk, peningkatan kebutuhan lahan untuk investasi, perumahan, dan infrastruktur, serta dampak perubahan iklim saling berkaitan dan berpengaruh terhadap tata ruang.
“Kondisi-kondisi tersebut menuntut kita untuk lebih bijak dalam mengelola ruang,” ujar Harda pada Senin (20/10/2025) di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center.
Sebagai daerah penyangga utama Kota Jogja, kata Harda, Kabupaten Sleman memiliki posisi yang sangat strategis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, lanjutnya, tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
“Penataan ruang bukan semata urusan peta atau zonasi. Lebih dari itu, tata ruang adalah arah pembangunan berkeadilan yang memastikan setiap jengkal tanah memberi manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” tutur Harda.
Ia menegaskan bahwa tata ruang merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung iklim investasi, sementara investasi sendiri adalah motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, Pemkab Sleman berkomitmen untuk memastikan bahwa investasi yang masuk bersifat berkelanjutan dan selaras dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW dan RDTR).
“Setiap kegiatan usaha harus memperhatikan kesesuaian tata ruang, menjaga kelestarian lingkungan, menghormati ruang sosial masyarakat, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal,” jelasnya.
“Dengan begitu, kita tidak hanya membangun fisik dan infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan, keteraturan, dan keberlanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dispertaru Sleman, Rin Andrijani, menjelaskan bahwa kegiatan Forum Investasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan kebijakan pemerintah terkait penataan ruang serta arah pengembangan wilayah. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui investasi berbasis tata ruang.
“Melalui kegiatan ini kami berharap terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih efektif antara pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan sinergi tersebut, arah pembangunan di Sleman dapat berjalan selaras dengan prinsip penataan ruang berkelanjutan serta mendukung pencapaian Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.