6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Suasana Bimtek peningkatan kompetensi penjamah pangan yang melibatkan 1.000 petugas dan relawan SPPG di Bantul yang digelar BGN pada 18-19 Oktober lalu. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Sedikitnya 1.000 petugas dan sukarelawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bantul mendapat pembekalan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Pangan yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dhifan Rizki Novanta mengatakan, agenda itu menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi berbagai kendala dan insiden dalam penyediaan makanan bagi anak sekolah di daerah alias keracunan.
“Fokus utama kami tetap pada tujuan program MBG yakni mempersiapkan anak-anak yang sehat, unggul dan berdaya juang, termasuk di Bantul. Maka semua aspek keamanan dan kesehatan pangan harus jadi prioritas,” ujarnya, dikutip Selasa (21/10/2025).
Dalam bimtek fokus pada upaya meningkatkan kompetensi, kesadaran higienitas, keamanan pangan, serta keberlanjutan penyediaan makanan di seluruh layanan SPPG. BGN menargetkan seluruh titik layanan harus bebas dari kasus kontaminasi atau kerusakan pangan hingga nihil insiden.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni menambahkan, kegiatan di Bantul menjadi bagian dari bimtek serentak di 34 kabupaten/kota di enam provinsi yang melibatkan sekitar 30.000 penjamah pangan SPPG. Menurutnya, langkah ini adalah strategi pemerintah untuk memastikan setiap penjamah makanan benar-benar kompeten.
“Kami ingin memastikan setiap penjamah makanan memiliki keterampilan memadai di seluruh tahapan, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat,” kata Nurjaeni.
Selain Bimtek, BGN dalam waktu dekat juga akan memperkuat aspek teknis lain agar program MBG berjalan dengan optimal. Beberapa di antaranya yakni dengan penempatan 5.000 chef profesional untuk mendampingi pengolahan makanan di SPPG baru. Kemudian uji cepat makanan berkala oleh Balai POM guna memastikan keamanan dan mutu bahan pangan dan kewajiban sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG, disertai pembelajaran digital melalui platform Plataran Sehat Kemenkes.
"Juga sertifikasi halal untuk menjamin kepercayaan publik terhadap program MBG," ucapnya.
Bimtek ini turut melibatkan narasumber lintas instansi, antara lain BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, serta Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Bantul yang jadi salah satu daerah prioritas diharapkan menjadi laboratorium penerapan standar baru penyelenggaraan program MBG yang lebih profesional, aman, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.