SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Rektor UII Fathul Wahid dan Wakil Duta Besar Gita Kamath. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Australia ternyata memiliki hubungan kerja sama cukup erat dengan Universitas Islam Indonesia (UII). Hal itu dibuktikan dengan komunikasi akademik yang berjalan bertahun-thun secara berkelanjutan setiap duta besar Australia yang ditempatkan di Indonesia.
Australia memberikan banyak ruang kepada dosen dan mahasiswa UII, begitu sebaliknya UII menempatkan diri sebagai rumah bagi mahasiswa Australia di Jogja. Terbaru Wakil Duta Besar Gita Kamath memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UII, Jumat (17/10/2025).
Rektor UII Fathul Wahid mengatakan kemitraan antara UII dan Australia mencerminkan keyakinan bersama kami bahwa pendidikan adalah bentuk diplomasi yang paling langgeng. UII telah menjalin hubungan erat dan langgeng dengan Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Setiap Duta Besar telah memberikan kuliah tamu, baik daring maupun tatap muka sebuah komitmen Australia terhadap kerja sama pendidikan tinggi.
"UII telah menjadi rumah bagi banyak mahasiswa Australia di Jogja. Demikian pula, banyak mahasiswa UII yang berkesempatan belajar di Australia, mendapatkan perspektif baru dan membangun persahabatan abadi. Pertukaran ini mewujudkan esensi diplomasi antarmasyarakat, menumbuhkan empati, saling pengertian, dan rasa hormat antarbangsa," katanya.
Ia menambahkan sejak 2015, kampusnya telah menawarkan mata kuliah berjudul Studi Australia menjadikan UII salah satu universitas di Indonesia pertama yang melembagakan Studi Australia di tingkat sarjana. Mata kuliah ini membantu mahasiswa memahami sistem politik, kebijakan luar negeri, dan peran regional Australia sembari menjelajahi dinamika hubungan Indonesia-Australia yang terus berkembang.
"Tujuannya sederhana namun mendalam, mempersiapkan generasi Indonesia yang memandang Australia bukan hanya sebagai tetangga, tetapi juga sebagai mitra dalam membentuk kawasan Indo-Pasifik yang damai dan berwawasan ke depan," ucapnya.
Wakil Duta Besar Gita Kamath menegaskan komitmennya akan terus memperkuat kerja sama antara Australia dengan Indonesia tak terkecuali UII. Ia meyakini kerja sama ini akan saling memberikan manfaat di antara kedua negara. Pasalnya dalam kerja sama bidang pendidikan, keduanya bisa saling berkolaborasi secara akademik.
"Kami tentu akan memberikan dukungan terus terhadap kerja sama ini. Kami berterima kasih telah diberikan kesempatan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.