Transfer DIY Turun Rp583 Miliar, DPRD Soroti Ruang Fiskal
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.
Papan nama toko ambruk akibat cuaca ekstrem di Kemantren Mergangsan, Jogja, Jumat (31/10/2025). Ist/ Dok. Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras dan angin kencang di wilayah Kota Jogja, Jumat (31/10/2025), menyebabkan papan nama toko di Mergangsan roboh dan menimpa dua petugas parkir hingga mengalami luka-luka serta merusak dua kendaraan.
Selain itu satu pohon besar juga tumbang dan sempat menutup akses jalan di kawasan permukiman sekitar.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, menjelaskan bahwa peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Tamansiswa, Kelurahan Wirogunan. Sebuah papan nama yang menempel di dinding bangunan tiba-tiba ambruk saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut.
“Papan tersebut jatuh ke area parkir dan mengenai dua petugas parkir serta dua mobil yang sedang terparkir di bawahnya,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Kedua korban diketahui bernama Erwan Setiawan, 32, warga Tamansiswa, yang mengalami luka robek pada hidung dan mulut, serta Iman Purwanto, warga Wirogunan, yang mengalami lecet di mata kaki kiri. Keduanya langsung dievakuasi oleh petugas Polsek Mergangsan ke RS PKU Muhammadiyah Jogja untuk mendapatkan perawatan.
Selain menimpa dua orang, papan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada dua kendaraan. Satu unit Toyota Innova mengalami penyok di pintu kiri dan kap depan, sedangkan Hyundai putih mengalami kerusakan di bagian kap atas.
Setelah kejadian, pihak toko yang memasang papan nama langsung berkoordinasi dengan korban. Berdasarkan hasil musyawarah, seluruh kerusakan kendaraan dan biaya perawatan korban di rumah sakit akan ditanggung oleh pihak toko. Kesepakatan itu dicapai secara kekeluargaan tanpa melibatkan proses hukum lebih lanjut.
Di waktu hampir bersamaan, cuaca ekstrem juga memicu peristiwa lain di kawasan Mergangsan. Kapolsek Mergangsan, AKP Fitri Anto Heri Nugroho, bersama anggotanya turun langsung mengevakuasi pohon yang tumbang di Blok D Perumahan Tamansiswa Indah.
Pohon besar tersebut tumbang melintang di jalan dan mengenai jaringan listrik, sehingga mengganggu arus lalu lintas serta pasokan listrik warga.
“Begitu menerima laporan, kami bersama warga melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin agar akses jalan segera terbuka. Petugas juga memastikan kondisi kabel listrik aman dan tidak menimbulkan percikan,” kata Heri.
Ia menambahkan, berkat respons cepat petugas dan warga, jalur tersebut kembali bisa dilalui dalam waktu singkat. Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengimbau warga agar menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang, serta segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kondisi berbahaya,” ujarnya.
Hingga Jumat sore, kondisi di wilayah Mergangsan dilaporkan telah kembali normal. Aparat kepolisian bersama warga tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana serupa akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.