Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Operasi Yustisi, Operasi Lalu Lintas, Operasi Progo - Ilustrasi/dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Satlantas Polres Gunungkidul menerjunkan 140 personel untuk pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2025. Adapun salah satu fokus sasaran menindak potensi balap liar di Bumi Handayani.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Arfita Dewi mengatakan, Operasi Zebra Progo 2025 dilaksanakan serentak di DIY, mulai Senin (17/11/2025) hingga 30 November mendatang. Pelaksanaan dimulai dengan apel kesiapan untuk mendukung program kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Dia menjelaskan, ada sekitar 140 personel yang diterjunkan untuk menyukseskan giat yang berlangsung selama dua minggu ini. Di dalam pelaksanaan, para petugas juga diminta bertindak secara profesional serta mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.
“Untuk penindakan hukum, yang prioritas mengedepankan teguran. Tapi, juga tidak menutup kemungkinan dilakukan penilangan agar dapat memberikan efek jera,” kata Arfita, Senin siang.
Disinggung mengenai sasaran penindakan, ia mengakui bahwa potensi balap liar menjadi salah satu fokus penanganan selama Operasi Zebra Progo berlangsung.
Menurut dia, hasil identifikasi yang dilakukan ada beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya aktivitas balap liar sehingga meresahkan masyarakat. Salah satunya di ruas jalan Wareng menuju Pampang di Kapanewon Paliyan dan tidak menutup kemungkinan di ruas jalan lainnya.
“Kami akan minimalkan potensi balap liar. Nantinya, kalau ada aktivitas ini dan ditemukan penggunaan knalpot blombongan, maka akan dilakukan penilangan,” kata dia.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi mengatakan, pelaksanaan Operasi Zebra Progo sebagai upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, juga dapat menekan angka kecelakaan di jalanan di Bumi Handayani.
Dia menjelaskan, ada tujuh sasaran prioritas penindakan di dalam operasi ini. Prioritas itu di antaranya pengendara di bawah umur, tidak memakai helm bagi pengendara motor, berbonceng lebih dari satu orang.
Adapun sasaran lain ada pengendara yang melawan arah, berkendara melebihi batas kecepatan maksimal. “Kami juga akan menindak pengendara yang dalam pengaruh minuman beralkohol maupun menggunakan HP saat di jalanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1