Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Foto ilustrasi pementasan. /Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mendorong pengembangan wisata malam di kawasan pesisir untuk mendongkrak lama tinggal wisatawan. Sayangnya dari pelaksanaan sejauh ini wisata malam di pesisir belum berjalan optimal.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan pengembangan wisata malam di pesisir belum terwujud optimal. “Dikarenakan belum ada daya tarik wisata yang menawarkan aktivitas rutin di malam hari yang menarik,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Belum adanya event rutin harian atau mingguan membuat wisata malam di pesisir sulit berkembang. Maka ke depan event rutin ini perlu dicanangkan. “Kedepan piperlukan kreasi event yang diselenggarakan secara rutin di malam hari untuk mendatangkan wisatawan,” katanya.
Meski demikian, event beberapa event tahunan sudah dilaksanakan dan cukup menarik wisatawan. “Event tahunan yang diselenggarakan di pesisir pada malam hari antara lain Keroncong Pesisiran, Festival Lampion dan Festival Layang-layang,” ungkapnya.
Sebelumnya, ia menuturkan salah satu yang terus didorong adalah atraksi malam di Pantai Selatan Bantul. “Insyaallah kami bisa memastikan itu untuk berkembang, atraksi-atraksi malam, dan juga yang tidak berbahaya tentunya, yang kemudian bisa menjadi alternatif bagi wisatawan untuk berkunjung di malam hari," katanya.
Untuk mempromosikan atraksi malam, pihaknya juga perlu memastikan event itu memiliki standar yang cukup baik agar wisatawan yang hadir puas. “Jangan sampai ketika datang malah jadi tidak datang lagi gitu karena pelayanan yang jelek dan sebagainya. Dan ini yang kita pastikan ke depan," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.