Kemenag Kulonprogo Bekali Juleha dengan 10 Kompetensi Halal
Kemenag Kulonprogo menggelar pelatihan Juleha berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan penyembelihan sesuai syariat Islam.
Foto ilustrasi emas. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Kulonprogo inisial A, 42 tahun menjadi korban penipuan emas palsu. Korban A yang beralamat di Kapanewon Wates tertipu seseorang yang menawarkan emas liontin. Korban tertipu sampai puluhan juta rupiah.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, kejadian tersebut sudah dilaporkan. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki pelaku yang masih belum tertangkap. "TKP-nya di Halaman Masjid Harto Sudarmo di Jalan Wetan Pasar, Kapanewon Wates," katanya kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).
Sarjoko menjelaskan, kejadian penipuan ini bermula pada Kamis (18/9/2025) lalu saat pagi hari. Pelaku datang ke tempat usaha milik korban dengan tujuan menawarkan perhiasan emas berbentuk liontin. Kadar emas liontin tersebut 19,64 karat dengan berat 15,850 gram.
"Selanjutnya korban mengetes liontin itu ke toko perhiasan emas dengan hasil tes dan yakin keaslian emas tersebut. Lantas terjadi kesepakatan harga sebesar Rp22 juta," katanya.
Korban A mengambil uang di ATM untuk membayarkannya dan menunggu beberapa menit di tempat usahanya. Namun saat kembali usai mengambil uang di ATM tersebut, terduga pelaku sudah tidak ada di tempat usahanya.
Terduga pelaku yang tidak kembali membuat korban A yang sudah sangat ingin membeli emas liontin itu mencari-carinya. Korban dan pelaku bertemu di Halaman Masjid Harto Sudarmo. "Lantas terjadilah transaksi jual beli. Korban lalu kembali ke tempat usaha untuk mengecek ulang liontin yang dibelinya," ucap Sarjoko.
"Pas dicek ulang inilah didapati ternyata emas palsu dan untuk memastikannya lagi dicek ke toko emas dan memang dinyatakan palsu," katanya. Atas peristiwa tersebut korban melaporkannya ke kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenag Kulonprogo menggelar pelatihan Juleha berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan penyembelihan sesuai syariat Islam.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.