Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul masih kekurangan 1.120 guru untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai jenjang pendidikan. Saat ini jumlah guru aktif baru mencapai 3.929 orang.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta, menjelaskan pemetaan kebutuhan sudah dilakukan. Untuk jenjang PAUD dan TK, ketersediaan guru relatif aman. Namun untuk SD dan SMP, kekurangan guru masih cukup besar.
Pada jenjang SD, kebutuhan mencapai 3.508 guru tetapi baru tersedia 2.876 orang. Sementara di tingkat SMP, kebutuhan guru sebanyak 1.468 orang namun baru terpenuhi 980 tenaga pengajar.
“Guru SD masih kurang 632 orang dan SMP sebanyak 488 guru. Jadi, total di Gunungkidul kekurangan 1.120 guru,” kata Agus, Jumat (21/11/2025).
Ia menambahkan, berbagai langkah dilakukan agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal. Selain upaya penambahan guru, Dinas Pendidikan juga tengah mengkaji program regrouping sekolah untuk memaksimalkan sarana pembelajaran.
Regrouping dinilai bisa mengoptimalkan distribusi guru karena tenaga pendidik di sekolah yang digabung dapat dialihkan ke sekolah lain yang kekurangan pengajar. “Untuk regrouping masih dikaji karena tahun ini sudah ada dua sekolah yang digabung,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan upaya penambahan guru ASN terus dilakukan. Namun sejak 2021, tidak ada lagi rekrutmen melalui CPNS. “Terakhir rekrutmen CPNS untuk guru terlaksana di 2020,” ucap Nunuk.
Menurut dia, rekrutmen saat ini difokuskan melalui jalur PPPK guna meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN. “Kami tetap berupaya ada penambahan guru. Namun pelaksanaannya menunggu selesainya pengangkatan PPPK paruh waktu yang masih berlangsung,” katanya.
Meski kekurangan guru, Nunuk memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa. “Pelajaran di sekolah tetap berjalan seperti biasa,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
10 rekomendasi film Juli 2026: Spider-Man, Moana live action, Petaka Gunung Welirang, dan banyak lagi. Catat jadwal tayangnya dan siapkan daftar tontonan Anda!
Popcorn berbahaya untuk balita di bawah 4 tahun! Risiko tersedak dan aspirasi ke paru-paru mengintai. Simak penjelasan dokter dan camilan alternatif yang aman.
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Istirahat di mobil dengan AC nyala memang praktis, tapi waspadai gas karbon monoksida! Pelajari penyebab sebenarnya "keracunan AC" dan tips aman perjalanan.
restorasi Gumuk Pasir Bantul, Gumuk Pasir Parangkusumo, penataan kawasan pantai selatan Bantul, penebangan vegetasi Gumuk Pasir, cemara udang Parangkusumo, Satp