Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Polisi mendatangi lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Jl. Affandi./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl. Affandi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 04.05 WIB. Peristiwa yang melibatkan mobil dan sejumlah sepeda motor tersebut kini tengah ditangani Unit Laka Lantas Polresta Sleman.
Unggahan mengenai kecelakaan ini sebelumnya beredar di media sosial, memperlihatkan kondisi beberapa kendaraan yang rusak setelah tertabrak. Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, membenarkan kejadian tersebut.
“Polresta Sleman membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan roda dua dan roda empat di wilayah hukum Polresta Sleman,” ujar Salamun, Kamis.
Kecelakaan terjadi tepat di depan salah satu kafe kawasan Kolombo, Caturtunggal, Depok. Dari pemeriksaan awal, mobil Honda Brio yang dikemudikan PR (22) melaju dari arah utara ke selatan sebelum diduga hilang kendali dan oleng ke kiri.
Mobil kemudian menabrak tiga sepeda motor yang sedang terparkir, masing-masing Honda Beat Street, Honda Scoopy, dan Vespa.
“Setelah itu kendaraan terus melaju dan kembali menabrak mobil Suzuki pick-up yang juga terparkir di bahu jalan,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, Honda Brio mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan kaca. Sementara tiga sepeda motor dan satu mobil pick-up mengalami kerusakan pada bodi hingga bagian mesin. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Salamun menegaskan tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Petugas Satlantas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, hingga mengumpulkan keterangan saksi.
“Saat ini kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polresta Sleman,” tegasnya.
Sebagai bagian dari edukasi keselamatan, Polresta Sleman kembali mengimbau masyarakat agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi rambu-rambu, dan menghindari kelelahan, terutama ketika melintas pada waktu dini hari.
Dari sejumlah kejadian yang terjadi di kawasan perkotaan Sleman, kecelakaan sering dipicu kurangnya kewaspadaan pengendara, kondisi jalan yang ramai hingga dini hari, serta area parkir yang padat di titik-titik pusat keramaian. Hal ini menjadi perhatian kepolisian untuk meningkatkan patroli dan imbauan keselamatan.
Selain itu, Jl. Affandi yang dikenal sebagai salah satu jalur sibuk juga memiliki banyak akses keluar-masuk kendaraan dari kafe, tempat usaha, hingga permukiman. Kondisi tersebut kerap memicu risiko kecelakaan jika pengendara tidak menjaga kecepatan dan jarak aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.