Marvel Umumkan Pemeran X-Men Baru, Adam Driver Jadi Mr. Sinister
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Ilustrasi perekaman e-KTP - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dindukcapil Kota Jogja membuka layanan rekam KTP-el setiap akhir pekan selama Desember 2025 untuk mengejar perekaman penduduk yang belum tuntas, mayoritas merupakan pelajar.
Layanan ini dibuka untuk memberikan kesempatan bagi warga Kota Jogja yang belum merekam data KTP-el. Dindukcapil Kota Jogja juga sudah mengundang sekitar 2.000 warga yang belum merekam KTP-el.
Kepala Dindukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rezeki, mengatakan layanan rekam KTP-el dibuka pada hari Sabtu dan Minggu untuk memfasilitasi penduduk Kota Jogja yang belum rekam data. Mengingat sebagian besar warga yang belum merekam adalah pelajar, layanan dibuka pada akhir pekan. Meskipun selama ini Dindukcapil Kota Jogja juga melakukan layanan jemput bola rekam data KTP-el di sekolah-sekolah, masih ada sejumlah pelajar yang belum merekam.
“Kami mengejar perekaman KTP-el sehingga kami juga mengundang perekam pemula yang belum rekam KTP-el. Karena mayoritas pelajar sehingga kami ambil [layanan] hari Sabtu dan Minggu,” kata Septi saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).
Ia menyebutkan bahwa Dindukcapil Kota Jogja mengundang sebanyak 2.071 warga Kota Jogja yang belum merekam KTP-el untuk rekam data. Dindukcapil Kota Jogja mencatat jumlah wajib KTP-el di kota tersebut sebanyak 327.827 jiwa, dan yang sudah merekam KTP-el mencapai 98,50 persen.
Menurut Septi, masih banyaknya penduduk Kota Jogja yang belum merekam data KTP-el sebagian adalah penduduk Kota Jogja yang berdomisili di luar kota. Namun, ada juga yang berdomisili di Kota Jogja tetapi belum merekam KTP-el. Pihaknya mengimbau penduduk Kota Jogja yang berdomisili di luar kota untuk melakukan rekam KTP-el di Dindukcapil daerah domisili mereka.
“Masyarakat itu sudah kami beritahu, bagi yang tempat tinggalnya di luar Kota Yogya, silakan untuk rekam KTP-el di domisili. Tapi ternyata masih ada yang belum rekam KTP-el,” paparnya.
Pelayanan rekam data KTP-el pada hari Senin sampai Jumat dilayani di Mal Pelayanan Publik (MPP). Sementara itu, layanan Sabtu dan Minggu dilayani di Kantor Dindukcapil Kota Jogja. Syarat rekam data KTP-el adalah membawa fotokopi Kartu Keluarga dan minimal berusia 16 tahun.
Perpanjangan Layanan Aktivasi IKD
Selain layanan rekam KTP-el, Dindukcapil Kota Jogja juga memperpanjang layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada hari Sabtu dan Minggu hingga 28 Desember 2025. Perpanjangan layanan ini bertujuan untuk melayani warga Kemantren Umbulharjo sebanyak 52.000 orang yang telah diundang oleh Dindukcapil Kota Jogja untuk aktivasi IKD.
“Kami perpanjang sampai 28 Desember karena ternyata banyak yang memenuhi undangan untuk aktivasi IKD. Ternyata setelah kita undang, signifikan warga yang melakukan aktivasi IKD. Sekarang capaian aktivasi IKD Kota Jogja sekitar 13,5 persen,” tandas Septi.
Pihaknya menegaskan pemerintah pusat menargetkan aktivasi IKD di Kota Jogja adalah 30 persen yang dilakukan melalui beberapa tahap. Khusus untuk tahun 2025, ditargetkan aktivasi IKD sebanyak 10 persen dari jumlah penduduk yang memiliki KTP-el di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,