Meresahkan, 2 Mesin Diesel Milik Petani Dicuri di Persawahan Giripeni
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kulonprogo menjadwalkan pelantikan dan pembagian surat keputusan (SK) bagi 2.016 PPPK Paruh Waktu pekan depan, menggantikan status honorer sebelumnya.
Menurut informasi yang dihimpun Harian Jogja, penyerahan SK PPPK Paruh Waktu diagendakan pada Rabu (10/12/2025).
Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto, membenarkan rencana pembagian SK PPPK Paruh Waktu akan dilaksanakan pekan depan. Pihaknya kini masih mempersiapkan secara fisik dan teknis.
"Tanggal kami belum bisa [menyampaikan], harapannya tidak berubah pekan depan sudah teragenda Pak Bupati," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (7/12/2025).
Total PPPK Paruh Waktu yang akan menerima SK sebanyak 2.016 orang. Jumlah ini menurun dari total awal yang mencapai 2.026 orang.
Sudarmanto mengungkapkan, penurunan tersebut terjadi lantaran ada peserta yang diterima tidak melanjutkan pengurusan pemberkasan atau pengisian daftar riwayat hidup (DRH). Sebanyak 2.016 PPPK Paruh Waktu yang akan diberikan SK itu berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
"Ada juga yang tidak ikut paruh waktu karena berbagai faktor penyebab," ucapnya.
Sudarmanto menyebut, total honorer yang tidak terangkat menjadi PPPK Paruh Waktu mencapai sekitar 800 pegawai. Ia menambahkan, jumlah tersebut masih bisa bertambah karena saat ini pendataan dan penghitungan masih terus dilakukan.
Honorer yang tidak terangkut menjadi PPPK Paruh Waktu, bebernya, disebabkan tidak masuk kriteria seleksi pada tahap I dan II.
"Dari pusat sudah membuat edaran bahwa memang untuk saat ini entah nanti berubah atau tidak, untuk memproses tahapan menuju Paruh Waktu segera diangkat tahun ini. Selebihnya yang karena regulasi dan kriteria belum memenuhi PPPK Paruh Waktu ataupun Penuh Waktu daerah harus menyelesaikannya," jelas Sudarmanto.
Ke depan, afirmasi dari honorer menjadi PPPK sudah tidak ada lagi. Meski demikian, untuk menyelesaikan honorer yang tersisa dan belum menjadi PPPK Paruh Waktu, mereka tidak akan diberhentikan dan gajinya tetap seperti semula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.