Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Warga di Kalurahan Ngunut menggelar aksi demontrasi di Balai Kalurahan menuntut pengusutan dugaan korupsi di kalurahan tersebut. Senin (12/8/2025). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puluhan warga Kalurahan Ngunut, Playen kembali menggelar aksi protes menuntut pengusutan dugaan korupsi yang diduga dilakukan pamong setempat.
Massa menilai penyimpangan keuangan telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada kejelasan pertanggungjawaban. Mereka membawa sejumlah bukti seperti rekaman percakapan internal pamong dan rekening koran yang menunjukkan saldo habis tanpa kegiatan berjalan. Aksi lanjutan ini dianggap penting untuk menekan transparansi pengelolaan anggaran.
Pihak kalurahan melalui Lurah Ngunut, Iswanto Hadi, mengakui adanya dugaan penyelewengan yang dilakukan bendahara Danarto. Nilai kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp400 juta. Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum telah turun melakukan pemeriksaan untuk menuntaskan perkara ini.
Wakil Ketua Karang Taruna Ngunut, Ahmad Fatoni mengatakan, aksi demo yang dilakukan bukan yang pertama kali. Ini dikarenakan beberapa hari lalu juga sudah menggelar aksi menuntut transparasi pengelolaan keuangan di Kalurahan Ngunut.
“Ini aksi lanjutan dan kami meminta diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara hukum,” kata Fatoni kepada wartawan, Senin (8/12/2025) siang.
Pihaknya sudah memiliki sejumlah bukti terkait dengan dugaan korupsi ini. Bahkan aksi penggelapan sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.
“Kami ada bukti rekaman percakapan antar pamong di kalurahan. Selain itu, kami juga punya bukti rekening koran keuangan yang sudah habis, tapi tidak ada pertanggungjawabannya, sedangkan dari sisi kegiatan juga tidak dijalankan,” ungkapnya.
Menurut Fatoni, total kerugian akibat penyalahgunaan keuangan ini mencapai sekitar Rp500 juta. Massa pun menuntut agar dugaan korupsi ini bisa diusut secara tuntas sehingga dapat memberikan efek jera.
“Tujuannya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih sehingga pengelolaan keuangan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel,” katanya.
Guna mengusut kasus ini, pihaknya sudah melaporkan ke pihak berwajib agar ada kejelasan berkaitan dengan dugaan-dugaan penyimpangan keuangan yang tersebar di masyarakat. “Harus diusut secara tuntas dan kami juga sudah menyerahkan bukti tambahan untuk pengusutan,” imbuh Fatoni.
Terpisah, Lurah Ngunut, Iswanto Hadi saat dikonfirmasi tidak menampik adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bendahara kalurahan. Pasalanya, upaya pemeriksaan untuk mengusut kasus ini juga sudah dilakukan oleh pihak Inspektorat Daerah Gunungkidul maupaun aparat penegak hukum.
“Memang ada dugaan korupsi. Untuk nilainya di atas Rp400 juta tapi dibawah Rp500 juta,” kata Iswanto.
Menurut dia, pihak kalurahan sudah berupaya memberikan peringatan kepada yang bersangkutan. Namun demikian, Surat Peringatan (SP) yang diberikan tidak diindahkan.
“Memang kehidupan dari Danarto kalurahan sangat-sangat luar biasa dengan kemewahan. Untuk penanganan kasus, kami serahkan ke pihak yang berwajib,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.