Kekeringan Mulai Melanda Bantul, Warga Dlingo Butuh Pasokan Air Bersih
Kekeringan di Bantul mulai berdampak pada warga Dlingo. BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk 210 jiwa dan siapkan antisipasi kemarau.
RSUD Bantul-Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Masyarakat Bantul tak perlu khawatir soal layanan kesehatan selama libur panjang akhir tahun. RSUD Panembahan Senopati (RSPS) memastikan IGD, cuci darah, dan kemoterapi tetap berjalan.
Direktur RSPS Bantul, dr. Atthobari, menjelaskan bahwa pengaturan layanan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan medis di akhir tahun.
Bagi masyarakat yang hendak melakukan pemeriksaan, berikut adalah rincian jadwal operasional RSPS Bantul:
“Liburnya hanya dua hari di akhir Desember (untuk poliklinik), selebihnya kami sudah atur agar tidak menghambat jadwal kontrol pasien,” ujar dr. Atthobari, Sabtu (20/12/2025).
Mengingat sifatnya yang krusial, pelayanan hemodialisa (cuci darah) dan kemoterapi dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meskipun bertepatan dengan hari libur nasional. Saat ini, RSPS Bantul didukung oleh 50 mesin hemodialisa, dengan 44 unit di antaranya telah beroperasi aktif.
Dokter Atthobari menyoroti tren penyakit metabolik, khususnya gagal ginjal, yang terus menunjukkan peningkatan. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga gaya hidup. “Mesin boleh siap, tapi pencegahan tetap nomor satu. Rutinlah cek kesehatan dan olahraga teratur,” katanya.
Antisipasi Darurat dan Kesiapan KRIS
Selain layanan rutin, RSPS Bantul juga menyiagakan tim internal Hospital Disaster Plan (HDP) beserta sarana transportasi medis. Tim ini siap diaktifkan sewaktu-waktu jika terjadi bencana massal atau situasi darurat selama masa libur panjang.
Terkait kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dr. Atthobari mengeklaim persiapan sarana dan prasarana di RSPS Bantul telah mencapai 100 persen. Namun, implementasi teknis masih menunggu keputusan Kementerian Kesehatan terkait penyesuaian iuran dan klaim.
Penerapan standar KRIS ini berdampak pada penataan kapasitas ruang perawatan. Standar baru mengharuskan satu bangsal hanya berisi maksimal 4 tempat tidur, dari sebelumnya 5–6 tempat tidur. Hal ini mengakibatkan total kapasitas tempat tidur di RSPS Bantul menyesuaikan diri dari 290 menjadi 275 unit.
“Secara fisik kami sudah siap, kapan pun ditetapkan kami tinggal jalan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan di Bantul mulai berdampak pada warga Dlingo. BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk 210 jiwa dan siapkan antisipasi kemarau.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!