Pilur Serentak Gunungkidul Terancam Molor, Panitia Belum Bisa Dibentuk
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo saat menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan Komunitas Nandur Banyu untuk program konservasi air di kawasan Goa Bribin di Kalurahan Dadapayu, Semanu. /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— PDAM Tirta Handayani Gunungkidul memperkuat komitmen pelestarian sumber daya air melalui gerakan penanaman pohon konservasi dalam rangka peringatan Hari Bakti PDAM ke-38.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, mengatakan air merupakan sumber kehidupan yang tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga harus dijaga keberlanjutannya agar tetap tersedia bagi generasi mendatang.
Menurutnya, salah satu upaya penting dalam menjaga ketersediaan air adalah melalui konservasi lingkungan, khususnya dengan penanaman pohon yang berfungsi menyimpan cadangan air di dalam tanah melalui sistem perakaran.
Dalam pelaksanaan program tersebut, PDAM Tirta Handayani menggandeng Komunitas Nandur Banyu melalui program Ngupadi Lestari. Sebanyak 100 bibit tanaman konservasi diserahkan untuk ditanam di kawasan Goa Bribin sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber air di Gunungkidul.
Gerakan penanaman pohon ini menjadi rangkaian peringatan Hari Bakti PDAM ke-38 yang tahun ini mengusung tema “Nguripi, Ngupadi lan Nguri-uri”. Tema tersebut bermakna Menghidupkan, Mengupayakan, dan Menjaga kehidupan, sebagai pengingat bahwa air adalah sumber utama keberlangsungan hidup manusia dan lingkungan.
Selain penanaman pohon, PDAM Tirta Handayani juga menggelar kegiatan nguripi alam pada 17 Desember 2025 di Instalasi Reservoir Bribin dan Goa Bribin melalui ritual merti banyu serta genduren syukur air. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian sumber daya air.
Koordinator Komunitas Nandur Banyu, Ribut Subronto, menegaskan bahwa upaya menjaga sumber air bukan hanya menjadi tanggung jawab PDAM, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap gerakan konservasi dapat terus digalakkan agar krisis air dapat dicegah dan keberlanjutan lingkungan tetap terjaga.
“Kegiatan menjaga sumber air bukan hanya tanggung jawab PDAM, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama masyarakat agar tidak terjadi krisis air. Makanya, harus dilestarikan melalui konservasi sumber daya air,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Jadwal Meksiko vs Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi, statistik, dan siaran langsung TVRI.
ICAS 2026 di Unisa Jogja bahas kepemimpinan perempuan Muslim, krisis iklim, hoaks, transformasi digital, dan keadilan ekologis.
Cara cek penerima BPJS Kesehatan gratis atau BPJS PBI secara online lewat HP menggunakan NIK. Simak syarat, langkah pengecekan, dan solusi jika nama tidak terda
Telegram resmi merilis aplikasi native untuk Apple Watch. Pengguna kini bisa membaca dan membalas pesan, memutar video, mengirim pesan suara, hingga berbagi.
AI diperkirakan mengubah dunia kerja secara besar-besaran. Akuntansi, komunikasi, pemasaran, dan desain grafis menjadi jurusan yang dinilai paling rentan terdam