Dugaan Keracunan MBG di Kulonprogo: Ibu Hamil dan Busui Jadi Korban
Kasus dugaan keracunan MBG di Kulonprogo meluas hingga 105 korban. Dinkes menemukan dugaan pelanggaran pengolahan makanan, sementara ibu hamil dan ibu menyusui
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Antara/Syifa Yulinnas
Harianjogja.com, KULONPROGO— Solidaritas masyarakat Kabupaten Kulonprogo untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera diwujudkan melalui penggalangan donasi lintas lembaga. Bantuan tersebut dihimpun oleh Korpri Peduli Kulonprogo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo, serta Alumni SMA Negeri 1 Wates Angkatan 1986.
Donasi tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kepedulian aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat Kulonprogo terhadap sesama anak bangsa yang tengah menghadapi musibah.
Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana, menyampaikan penggalangan donasi juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri.
“Korpri Peduli Kulonprogo bersama Baznas Kulonprogo dan Alumni SMA Negeri 1 Wates Angkatan 1986 menghimpun donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” ujar Eko yang juga menjabat Ketua Korpri Kulonprogo.
Ia menjelaskan, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp465.150.000. Rinciannya, Korpri Kulonprogo menyumbang Rp142.500.000, Baznas Kulonprogo Rp312.500.000, serta Alumni SMA Negeri 1 Wates Angkatan 1986 sebesar Rp10.150.000.
Bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah jalur resmi, di antaranya Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Baznas RI, Pemerintah Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, serta TNI Angkatan Udara melalui Satradar 404 Congot.
“Seluruh dana telah ditransfer melalui Bank BPD DIY, dan bukti transfer akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait,” kata Eko.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana. Menurutnya, nilai bantuan tidak menjadi ukuran utama, melainkan semangat kepedulian dan solidaritas antarsesama yang terus dijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan keracunan MBG di Kulonprogo meluas hingga 105 korban. Dinkes menemukan dugaan pelanggaran pengolahan makanan, sementara ibu hamil dan ibu menyusui
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.