Apa Itu Hugging Face? Platform AI yang Dibobol Agen OpenAI
Hugging Face menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan insiden agen AI OpenAI. Simak pengertian, fungsi, sejarah, dan manfaat platform AI ini.
Penumpang KA Bandara YIA./ KAI
Harianjogja.com, JOGJA—Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara YIA) kembali melayani perjalanan secara normal dengan jadwal penuh pada Senin (29/12/2025), menghubungkan Bandara YIA dengan Stasiun Tugu Yogyakarta.
KA Bandara YIA menjadi pilihan utama penumpang pesawat, wisatawan, hingga pekerja harian karena menawarkan tarif terjangkau Rp20.000 per perjalanan dengan waktu tempuh yang relatif singkat dan ketepatan waktu tinggi. Selain Stasiun Tugu Yogyakarta, layanan ini juga berhenti di Stasiun Wates untuk mendukung mobilitas warga Kulonprogo dan sekitarnya.
Dengan jadwal keberangkatan sejak dini hari hingga malam, pengguna jasa diimbau memperhatikan jam keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun. Pintu keberangkatan akan ditutup sesuai jadwal, mengingat KA Bandara YIA dikenal disiplin waktu dan jarang mengalami keterlambatan.
Jadwal KA Bandara YIA Senin, 29 Desember 2025
YIA ke Stasiun Tugu Yogyakarta
05.16 WIB
07.46 WIB
09.53 WIB
11.35 WIB
13.25 WIB
14.56 WIB
15.20 WIB
17.00 WIB
17.34 WIB
19.46 WIB
20.55 WIB
Stasiun Tugu Yogyakarta ke YIA
04.20 WIB
05.10 WIB
06.30 WIB
08.33 WIB
08.55 WIB
12.00 WIB
12.35 WIB
14.13 WIB
15.49 WIB
16.07 WIB
18.25 WIB
19.16 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hugging Face menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan insiden agen AI OpenAI. Simak pengertian, fungsi, sejarah, dan manfaat platform AI ini.
Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka sindikat propaganda digital yang menyebarkan hoaks, fitnah, dan provokasi di media sosial.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.