Dugaan Pungli Food Truck di Alkid Jogja, Anggota Polsek Kraton Aipda S Masuk Patsus
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Jogja Taokhid saat ditemui di Balai Kota Jogja, Jumat (29/11/2024)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja mencatat penurunan kasus kebakaran sepanjang 2025. Namun, permintaan evakuasi dan penyelamatan non-kebakaran justru meningkat.
Berdasarkan data Damkarmat Kota Jogja, terdapat 63 kejadian kebakaran yang ditangani sepanjang 2025. Angka tersebut turun 11,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 71 kejadian.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, mengungkapkan bahwa penurunan ini merupakan sinyal positif bagi tingkat keamanan kota. Namun, ia menekankan agar masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di kawasan padat penduduk.
“Kejadian kebakaran 2025 sejumlah 63 kejadian, turun 11,3 persen dibanding tahun 2024 yang ada 71 kejadian. Penyebab utama masih terkait dengan masalah kelistrikan,” ujar Taokhid, Senin (5/1/2026).
Korsleting Listrik Masih Jadi Pemicu Utama
Taokhid menjelaskan, mayoritas peristiwa kebakaran terjadi di wilayah permukiman padat. Instalasi listrik yang sudah tua atau tidak sesuai standar serta kondisi lingkungan yang rapat menjadi faktor risiko yang kerap berulang di Kota Gudeg.
Dari sisi performa petugas, Damkarmat Kota Jogja mencatatkan waktu tanggap (response time) rata-rata selama 10 menit. Capaian ini jauh lebih baik dibandingkan standar pelayanan minimal (SPM) nasional.
“Untuk waktu tanggap Damkarmat rata-rata 10 menit. Sedangkan standar pelayanan minimal dari nasional adalah 15 menit,” tegasnya.
Di sisi lain, aktivitas pelayanan evakuasi dan penyelamatan non-kebakaran justru mengalami lonjakan. Sepanjang 2025, jumlah giat penyelamatan naik drastis sebesar 28,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total pelayanan evakuasi tercatat sebanyak 853 kasus, meningkat dari 665 kasus pada 2024. Dari jumlah tersebut, penanganan hewan liar menjadi yang paling dominan.
“Untuk giat pelayanan evakuasi dan penyelamatan naik 28,3 persen dari 665 menjadi 853 kasus. Evakuasi tawon mencapai 46 persen, disusul evakuasi ular sebanyak 19 persen,” jelas Taokhid.
Peningkatan angka evakuasi ini dinilai sebagai bentuk meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkarmat. Hal ini sekaligus menjadi tantangan bagi personel untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan edukasi pencegahan risiko di lingkungan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.