148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman meminta pemerintah kalurahan mulai mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kalurahan (PADKal) sebagai langkah antisipasi apabila Dana Desa (DD) 2026 mengalami penurunan signifikan. Imbauan ini disampaikan menyusul terbitnya surat edaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memunculkan kekhawatiran terkait besaran DD tahun depan.
Kepala Dinas PMK Sleman, R. Budi Pramono, mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian resmi jumlah DD yang akan diterima Pemkab Sleman. Nilai yang beredar di sejumlah daerah, katanya, belum bisa dijadikan acuan karena bukan angka yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu).
“Besaran DD 2026 yang beredar itu bukan angka resmi, hanya estimasi untuk percepatan penyusunan APBDes. Kami menunggu Permenkeu,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Menurut Budi, petunjuk teknis (juknis) penggunaan DD juga belum bisa dirilis karena harus mendasarkan pada Permenkeu. Namun jika nantinya terjadi penurunan cukup tajam, ia meminta setiap kalurahan menyiapkan strategi, salah satunya melalui optimalisasi PADKal.
“Kalau DD benar-benar turun, pemerintah kalurahan harus menguatkan PADKal sebagai penopang kegiatan prioritas,” katanya.
Harapan Kalurahan: Stimulus Pemkab Tetap Dibutuhkan
Lurah Triharjo, Irawan, sepakat bahwa peningkatan PADKal penting dilakukan. Namun ia menilai Pemkab Sleman tetap perlu memberi dukungan lewat program intervensi pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur.
Ia berharap Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tetap diberikan agar kalurahan tidak terbebani jika DD 2026 ikut terkoreksi.
“Kami belum dapat informasi besaran DD 2026. Kalau benar secara nasional turun, perlu ada penyesuaian antara DD dan program prioritas desa sesuai fokus kegiatan dalam Permendes,” ujarnya.
Irawan menjelaskan PADKal selama ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan desa, pembinaan kelembagaan, hingga pendidikan dan pengembangan budaya masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.