DPRD DIY: Stigma Sekolah Bermutu Picu Sekolah Sepi Murid
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
Stadion Mandala Krida - ist/BPO DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan anggaran Rp1 miliar pada 2026 untuk memulai kajian awal renovasi Stadion Mandala Krida melalui tahap Market Consultation-0 (MC-0) sebagai dasar pemetaan kebutuhan perbaikan stadion.
Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, menyebut dana tersebut diarahkan sepenuhnya untuk MC-0 dan kajian teknis agar rekomendasi perbaikan stadion dapat terpetakan secara komprehensif. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada tahap berikutnya.
“Di 2026 itu kita anggarkan Rp1 miliar untuk MC-0 dan kajian. Dari situ nanti keluar mana-mana yang harus dibetulkan. Setelah itu tetap konsultasi dengan KPK, baru kemudian disusun DED. Target tahun ini MC-0 dan kajian selesai,” ujar Dwi, Senin (12/1/2026).
Menurut Dwi, proses menuju penyusunan DED relatif panjang karena sangat bergantung pada temuan hasil kajian. Meski demikian, peluang penyusunan DED pada 2026 masih terbuka apabila waktu memungkinkan, khususnya melalui skema anggaran perubahan.
“Harapannya di Perubahan sudah bisa DED, tapi waktunya memang sangat singkat. Kalau dikebut dan memungkinkan, DED 2026 tidak apa-apa. Kalau tidak, ya kemungkinan 2027,” katanya.
Ia memastikan anggaran Rp1 miliar tersebut telah terpasang dalam APBD 2026. Pelaksanaan kajian berada di bawah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, dengan dorongan agar proses dimulai sedini mungkin.
“Keinginan saya kajian sudah mulai di awal, paling tidak triwulan pertama, supaya cepat kelihatan rekomendasinya,” ucapnya.
Dwi menambahkan, percepatan kajian akan sangat menentukan waktu dimulainya pembangunan fisik stadion. Apabila rekomendasi MC-0 dan penyusunan DED dapat terkejar, maka gambaran pembangunan sudah bisa dimasukkan sejak pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) hingga APBD murni 2027.
“Kalau rekomendasi sudah kelihatan dan DED terkejar di Perubahan, sebelum APBD diketok paling tidak di KUA sudah ada gambaran. Jadi di APBD murni 2027 sudah bisa mulai pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan, keputusan akhir terkait bentuk dan skala renovasi tetap menunggu hasil MC-0 untuk melihat secara detail kebutuhan perbaikan Stadion Mandala Krida.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum