Perjalanan Raif Menemukan Suara di Atas Kanvas
Syafiq Raif Muzaffar, siswa tunarungu asal Bantul, kembali lolos FLS3N Diksus nasional 2026 cabang seni lukis setelah tiga tahun beruntun berprestasi.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis berupa mi ayam lengkap dengan sayur dan kerupuk pangsit serta buah. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan di Bantul diminta tetap berpegang pada petunjuk teknis nasional, terutama dalam penyesuaian menu dan waktu pembagian agar makanan aman dikonsumsi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti, menegaskan bahwa skema MBG Ramadan sudah memiliki rambu operasional yang jelas. Ketentuan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.
“Sesuai petunjuk teknis, khusus pada bulan puasa penerima manfaat diberikan menu khusus berupa makanan yang tidak mudah basi atau makanan kering,” kata Titis, Rabu (28/1/2026).
Dalam juknis tersebut, pembagian MBG selama Ramadan dilakukan menjelang jam pulang sekolah. Makanan disalurkan menggunakan kantong makanan, baik paper bag, plastik, maupun bentuk lain, tanpa menggunakan food tray, sehingga lebih praktis dibawa pulang.
Titis juga mendorong agar skema pembagian MBG pada masa libur sekolah atau libur jelang Lebaran dapat menyesuaikan konteks Ramadan dengan bentuk takjil. Menurutnya, pola ini lebih relevan dan membantu kegiatan sekolah.
“Jadi harapan kami kalau waktu libur itu MBG-nya bisa dibagikan dalam bentuk takjil, karena itu juga bisa meringankan biaya kalau ada acara buka puasa bareng di sekolah."
Ia menekankan aspek kelayakan makanan sebagai prioritas utama. Kualitas, kebersihan, dan kehalalan harus dijaga ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi siswa.
“Terkait kelayakan makanan, kualitas, kebersihan, dan kehalalan wajib dijaga secara ketat. Pengawasan harus diperkuat agar program ini benar-benar aman dan tepat sasaran,” lanjutnya.
DPRD Bantul, kata Titis, akan terus menjalankan fungsi pengawasan selama Ramadan agar tujuan pemenuhan gizi peserta didik tetap tercapai, sekaligus selaras dengan kebutuhan siswa yang berpuasa dan dinamika kegiatan sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Syafiq Raif Muzaffar, siswa tunarungu asal Bantul, kembali lolos FLS3N Diksus nasional 2026 cabang seni lukis setelah tiga tahun beruntun berprestasi.
Evaluasi Program MBG fokus pada insentif SPPG, kualitas makanan, dan perluasan penerima hingga wilayah 3T.
BPJS Kesehatan tunggu pencairan Rp20 triliun untuk jaga JKN, tanpa intervensi diprediksi bertahan hingga 2027.
Sleman memperkuat sektor pariwisata MICE dengan menggandeng 95 buyer nasional dalam business matching di Jakarta.
Satu hakim menyatakan Nadiem tak terbukti korupsi Chromebook, namun tetap divonis 10 tahun penjara oleh mayoritas.
Mimisan berulang bisa jadi tanda penyakit serius seperti hipertensi hingga gangguan darah, ini penjelasan dokter.