Airlangga Pastikan Pertalite dan Biodiesel Aman sampai Akhir Tahun
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.
Donald Trump - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai belum melihat perlunya melakukan serangan militer terhadap Iran dalam waktu dekat, meski Israel terus mendorong langkah agresif terhadap negara tersebut.
Hal itu dilaporkan media Axios pada Selasa (3/2/2026) dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat yang enggan disebutkan namanya.
Menurut laporan tersebut, sejumlah pejabat tinggi militer Israel, termasuk Kepala Staf Umum Eyal Zamir, baru-baru ini berkunjung ke Washington untuk memberikan pemaparan situasi kawasan kepada Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine.
Namun, pertemuan itu disebut tidak mengubah pandangan Presiden Trump terkait opsi serangan terhadap Iran.
“Bisa dipastikan tidak ada hasil dari pertemuan itu yang mengubah pandangan presiden soal serangan ke Iran. Justru Israel yang sangat menginginkannya. Presiden sama sekali belum berada di titik itu,” ujar salah satu pejabat AS kepada Axios.
Seorang pejabat senior lainnya bahkan menegaskan Trump “benar-benar tidak ingin” meluncurkan operasi militer saat ini.
Pandangan serupa disampaikan tiga penasihat dekat Trump yang menilai langkah militer terhadap Iran justru akan menjadi kesalahan besar. Salah satu penasihat menyebut banyak pihak di lingkaran dalam Trump bersikap skeptis terhadap opsi serangan.
Penasihat lainnya memperingatkan bahwa operasi militer hanya akan merusak kebijakan regional dan internasional yang tengah dibangun Amerika Serikat.
Terkait prospek perundingan nuklir antara Washington dan Teheran, para pejabat AS mengungkapkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei belum siap menerima syarat yang diajukan Amerika Serikat.
Meski demikian, Trump disebut masih berupaya mencari solusi melalui jalur diplomasi.
Para pejabat itu juga membantah kabar bahwa utusan khusus Trump, Steve Witkoff, serta Jared Kushner dikirim untuk bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebagai bagian dari strategi serangan mendadak.
Sebelumnya, Axios melaporkan Witkoff dijadwalkan bertemu Araghchi pada Jumat untuk membahas peluang kesepakatan nuklir baru.
Trump sendiri pada Januari lalu sempat menyebut “armada besar” Amerika Serikat tengah bergerak menuju kawasan Iran. Ia berharap Teheran bersedia melakukan perundingan dan menandatangani kesepakatan nuklir yang dinilainya adil dan seimbang, termasuk komitmen meninggalkan senjata nuklir.
Presiden AS itu juga memperingatkan jika tidak tercapai kesepakatan, maka serangan di masa depan terhadap Iran akan jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.