Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab gempa tektonik yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Gempa yang terjadi pada pukul 01.06 WIB tersebut memiliki magnitudo terbaru M6,2 (sebelumnya terkoreksi M6,4) Episenter gempa berada di koordinat 8,98 lintang selatan dan 111,18 bujur timur atau sekitar 89 kilometer tenggara Kota Pacitan, tepatnya di wilayah laut, dengan kedalaman 58 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng tektonik di selatan Pulau Jawa.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” ujar Daryono dalam keterangan resminya.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan gempa bertipe naik atau thrust fault, yang umum terjadi di zona pertemuan lempeng.
Dampak gempa dirasakan cukup kuat di wilayah Bantul, Sleman, dan Pacitan dengan intensitas IV MMI. Pada skala ini, guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.
Getaran juga dirasakan di sejumlah daerah lain seperti Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, serta Banjarnegara dengan intensitas III MMI.
Sementara itu, wilayah Tuban dan Jepara merasakan guncangan lebih ringan pada skala II MMI, yang ditandai dengan bergoyangnya benda-benda ringan yang digantung.
BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa Pacitan M6,2 tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga pukul 01.35 WIB, BMKG juga belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan pascagempa utama.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta memastikan informasi kebencanaan hanya diperoleh melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.
Irjen Imipas Rudi Setiawan mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang di Lapas Kelas IIA Cibinong yang masih didalami.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.