Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia, tepatnya di barat Pulau Sumatera, yang memicu peningkatan potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (12/2/2026).
Prakirawan BMKG, Mifta Ali, dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, menjelaskan terdapat dua sirkulasi siklonik di kawasan tersebut. Kondisi ini membentuk daerah konvergensi memanjang dari barat Sumatera Utara hingga barat daya Aceh, serta dari barat daya Lampung hingga barat daya Banten.
Selain itu, konvergensi dan konfluensi angin juga terpantau di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar pusat sirkulasi dan sepanjang jalur pertemuan massa udara.
BMKG mengingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem berpeluang terjadi di Kalimantan Timur. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor.
Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat juga diprakirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Maluku Utara, dan Papua Tengah.
Untuk kota-kota besar di wilayah barat Indonesia, hujan disertai petir berpotensi mengguyur Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, dan Yogyakarta. Adapun hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Palembang, Surabaya, dan Tanjung Selor.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan di Medan, Batam, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Serang, Jakarta, dan Bandung.
Di wilayah timur Indonesia, hujan petir diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Mamuju, dan Merauke. Hujan sedang berpotensi turun di Makassar, Nabire, dan Kendari, sedangkan hujan ringan diprakirakan mengguyur Manado, Palu, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Wamena. Sementara itu, Gorontalo diprediksi mengalami kondisi berawan tebal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.