Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Hujan lebat dan angin kencang di Kota Jogja./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan. Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta BMKG DIY Warjono menjelaskan, suhu muka laut di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa terpantau relatif hangat, baik dalam skala harian maupun mingguan. Suhu berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan anomali 0,0 hingga minus 0,5 derajat Celsius.
“Kondisi ini mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer,” ujar Warjono dalam keterangannya, Senin.
Selain itu, terdeteksi adanya daerah pertemuan angin atau konvergensi yang memanjang dari Sumatra bagian selatan hingga Jawa bagian barat. Fenomena tersebut menyebabkan penumpukan massa udara di Pulau Jawa, termasuk wilayah DIY, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
Faktor lain yang turut memperkuat peluang hujan adalah tingginya kelembapan udara. Profil vertikal kelembapan udara di DIY pada ketinggian 1–3 kilometer atau paras 850–700 mb tercatat mencapai 68–97 persen, kondisi yang sangat mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Berdasarkan analisis tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan kondisi cuaca DIY pada periode 17–19 Februari 2026 sebagai berikut:
Selasa (17/2/2026)
Potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul bagian utara dan selatan, Kulon Progo bagian utara dan selatan, serta Bantul bagian selatan.
Tinggi gelombang laut diperkirakan 1,25–2,5 meter atau kategori sedang.
Rabu (18/2/2026)
Hujan sedang hingga lebat berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Sleman bagian utara, Bantul bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.
Tinggi gelombang laut tetap berada di kisaran 1,25–2,5 meter.
Kamis (19/2/2026)
Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara dan selatan, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul.
Tinggi gelombang laut masih dalam kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Warga juga diminta rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta berkoordinasi dengan instansi kebencanaan terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 26 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 26 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.