Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Pompa Sumur Bor di Gunungkidul
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis nasi goreng telur ceplok. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program makan bergizi gratis (MBG) akan tetap berjalan meski memasuki Bulan Puasa. hanya saja, mekanisme penyaluran ada perubahan karena ada makanan yang diberikan dalam bentuk kering.
Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengawal program MBG di Kabupaten Gunungkidul. Hasil koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan program ini tetap berjalan meski memasuki Bulan Puasa.
“Ada libur hingga Sabtu [21/2/2026] dan kembali mulai dilaksanakan penyaluran MBG mulai Senin [23/2/2026],” katanya, Selasa (17/2/2026).
Menurut Alfian, ada beberapa skema yang dijalankan saat puasa berlangsung. Skema pertama untuk pondok pesantren, MBG akan diberikan saat Berbuka Puasa. Sedangkan, untuk balita, ibu hamil serta sekolah dengan mayoritas murid yang tidak berpuasa, maka akan disalurkan seperti biasa.
“Untuk sekolah-sekolah yang mayoritas siswanya berpuasa, maka menu akan diganti dari makanan basah ke kering sehingga bisa tahan lama. Tujuannya, agar bisa dipergunakan Berbuka Puasa di rumah,” kata Alfian.
Sesuai dengan arahan dari BGN, menu yang disajikan selama Puasa terdiri dari buah-buahan seperti apel, jeruk dan pisang. Untuk makanannya bisa berupa telur rebus, telur asin, kurma hingga susu.
“Ada juga dalam bentuk kue seperti pukis, kue lumpur dan lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap kepada Satuan Pengelola Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mematuhi ketentuan ini sehingga pelaksanaan tetap berjalan dengan aman dan lancar. “Yang terpenting menunya juga harus sehat dan aman untuk dikonsumsi,” katanya.
Pelaksana Tugas Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, ada perubahan dalam pemberian program MBG ke penerima sasaran selama Ramadan. Hal ini mengacu pada Surat Edaran dari BGN No.3/2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Ramadan, Idulfitri dan Imlek 2026.
“MBG tetap berjalan, tapi sesuai dari arahan dari pusat akan ada penyesuaian penyaluran pada saat puasa,” katanya.
Menurut Aldian, pemkab tidak mempermasalahkan adanya perubahan penyaluran maupun jenis menu yang diberikan selama Puasa. Hal yang patut diperhatikan didalam perubahan ini adalah tetap memperhatikan prinsip pemenuhan gizi yang seimbang. “Yang penting berjalan dengan lancar dan keamanan menu harus dipastikan sehinga tidak memicu terjadinya hal-hal tak diinginkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.