Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Ketua Kamar Dagang Indonesia Sleman Yudi Prihantana (baju putih) sedang menandatangani nota kesepahaman dengan salah satu Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sleman di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman pada Selasa (24/2/2026). Istimewa/ Prokompim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kamar Dagang dan Industri Sleman bersama Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sleman menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan wirausahawan. Penandatanganan dilakukan di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman, Selasa (24/2/2026).
Ketua Kadin Sleman Yudi Prihantana mengatakan kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, dunia industri, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan dan pelatihan.
“Secara umum program ini bertujuan mewujudkan kolaborasi strategis antara Kadin Sleman dan Forum PLKP Sleman dalam rangka penguatan kualitas SDM, kewirausahaan, dan penyerapan tenaga kerja,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
Sementara itu, Ketua Forum PLKP Sleman Nyono Irwanto menilai MoU tersebut sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan kontribusi lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dalam pembangunan SDM, khususnya di Sleman.
Ia menjelaskan, LKP di Sleman selama ini berperan aktif menekan angka pengangguran melalui dua program utama yang didukung pemerintah pusat, yakni Program Keterampilan Kerja dan Program Kewirausahaan.
“Kontribusi LKP sudah nyata dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus melahirkan wirausahawan baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, terdapat lima LKP unggulan dari Sleman yang turut menandatangani MoU dengan Kadin Sleman, yakni LKP IMDKOM, LKP Budi Mulia 2, LKP Baruna Academy, LKP Trisakti, dan LKP Jogja Culinary School.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, Sleman sebagai kawasan pendidikan, jasa, perdagangan, dan industri kreatif membutuhkan SDM yang kompeten sekaligus wirausahawan yang tangguh.
“Kolaborasi dunia usaha dengan lembaga kursus dan pelatihan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan daerah,” katanya.
Adapun Direktur Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Yaya Sutarya, menyebut kesepakatan ini akan membangun ekosistem positif antara pemerintah daerah, Kadin, dan LKP dalam mencetak SDM unggul dan berdaya saing.
“Ini selaras dengan visi pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.