Permintaan Pertalite di DIY Naik 7%, Stok BBM Diklaim Aman
Permintaan Pertalite di DIY naik sekitar 7%. Pertamina memastikan stok BBM aman dan menyiapkan langkah untuk mengantisipasi antrean SPBU.
TPID Kota Jogja melakukan pemantauan bahan pangan di salah satu swalayan di Kota Jogja pada Jumat (27/2/2026). Pemantauan harga tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan mencukupi dan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan selama Ramadan. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA— Ketersediaan bahan pangan di Kota Yogyakarta dipastikan aman selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026. Kepastian ini disampaikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Jogja usai melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik distribusi pangan.
Pemantauan dilakukan secara terpadu oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Yogyakarta, TPID DIY, serta Satgas Pangan Polda DIY. Hasilnya, pasokan bahan pokok strategis dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jogja, Dedi Budiono, mengatakan pemantauan ketersediaan pangan rutin dilakukan, terutama saat memasuki periode rawan inflasi seperti Ramadan.
“Dari hasil pemantauan, kami memastikan komoditas pangan dalam kondisi sangat aman,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Menurut Dedi, pemantauan dilakukan di pasar tradisional, swalayan, serta gudang distributor. Komoditas yang diawasi meliputi daging ayam ras, telur ayam ras, beras, minyak goreng, gula pasir, hingga aneka sayuran.
Meski stok aman, Dedi mengakui terdapat fluktuasi harga di tingkat konsumen. Namun, lonjakan tersebut masih tergolong wajar dan lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan nasional. Hingga kini, ia menegaskan belum terjadi lonjakan permintaan yang signifikan.
Dalam pemantauan tersebut, TPID juga menemukan beberapa komoditas di swalayan dijual di bawah harga acuan pemerintah. Kondisi ini dinilai sebagai dampak positif dari ketersediaan pasokan yang memadai. Pemerintah Kota Jogja berharap situasi ini dapat bertahan hingga Lebaran 2026.
Untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang Idulfitri, TPID Kota Jogja telah menyiapkan sejumlah skema intervensi pangan. Selain itu, kerja sama antar daerah juga tengah dijajaki guna menjaga pasokan sayuran tetap stabil.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Eling Priswanto, menyebut pergerakan harga selama Ramadan masih dalam batas normal.
“Secara ketersediaan dari pantauan kami aman. Bawang merah, beras, gula, hingga produk pabrikan lainnya terkendali,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan menjelang Lebaran, karena pasokan pangan di DIY dipastikan mencukupi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Permintaan Pertalite di DIY naik sekitar 7%. Pertamina memastikan stok BBM aman dan menyiapkan langkah untuk mengantisipasi antrean SPBU.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.