Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Insinerator di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) konvensional Sandubaya, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup Bantul berencana membangun tempat pembuangan sampah (TPS) baru di Kalurahan Poncosari. Pembangunan ini dilakukan menyusul alih fungsi TPS lama yang kini digunakan sebagai lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dibangun pada tahun lalu.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menjelaskan rencana pembangunan TPS tersebut telah disosialisasikan kepada perangkat kapanewon dan kalurahan terkait. Proyek ini direncanakan dibiayai melalui APBD murni 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp200 juta.
“Lokasinya berada di utara kawasan KNMP atau di sebelah utara JJLS, dengan kapasitas tampung sekitar empat ton sampah,” kata Bambang, Sabtu (28/2/2026).
Ia menyebutkan, pembangunan TPS direncanakan mulai pertengahan 2026. Meski desain telah rampung, DLH Bantul masih akan melakukan pengecekan ulang terhadap lahan yang disiapkan guna memastikan tidak menimbulkan persoalan dengan permukiman warga sekitar.
“Nantinya TPS Poncosari akan dikelola oleh Pokdarwis setempat dengan konsep pemilahan sampah dan pengolahan komposter,” jelasnya.
Bambang menegaskan, Pemkab Bantul tidak berencana menambah TPS di lokasi lain. Menurutnya, jumlah TPS yang ada saat ini masih mencukupi untuk menangani persoalan sampah di wilayah Bantul.
“Fokus kami sekarang optimalisasi TPS yang sudah ada, seperti di Modalan, Dingkikan, dan Bawuran. Untuk jangka panjang, konsentrasi pemerintah adalah mengawal proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL),” ujarnya.
Sementara itu, Carik Kalurahan Poncosari, Sunu Aji, mengatakan TPS baru tersebut rencananya akan dikelola masyarakat Padukuhan Ngentak. Hingga kini, pihak kalurahan belum menerima informasi pasti terkait jadwal pembangunan karena sosialisasi baru sebatas pemaparan konsep dan desain.
“Desainnya nanti seperti hanggar,” ungkap Sunu.
Selama ini, warga Poncosari membuang sampah ke TPST di Dusun Wonotingal yang memiliki kapasitas lebih besar. Sunu berharap kehadiran TPS baru di Poncosari mampu mendukung penanganan sampah, terutama di tengah proyeksi peningkatan aktivitas wisata di kawasan pesisir selatan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.