Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Polisi mendatangi lokasi kejadian anak tertemper kereta api di jalur rel wilayah Dusun Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman pada Rabu (4/3/2026)./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang anak laki-laki berinisial M (5) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di jalur rel wilayah Dusun Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, mengungkapkan korban merupakan warga asal Kulon Progo yang tinggal bersama orang tuanya di wilayah Sleman. Peristiwa terjadi saat melintas KA Bandara relasi YIA–Jogjakarta dari arah barat ke timur.
"Berdasarkan keterangan petugas stasiun, masinis telah membunyikan semboyan peringatan berulang kali ketika melihat korban menyeberang rel sambil menuntun sepeda. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari," jelas Salamun, Rabu (4/3/2026).
Kereta Sempat Berhenti
Usai kejadian, kereta sempat berhenti untuk melaporkan insiden tersebut kepada petugas stasiun terdekat. Petugas stasiun bersama personel terkait kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Korban ditemukan di sisi selatan rel, sekitar 10 meter dari titik kejadian. Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Gamping mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi bersama relawan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk proses medis lebih lanjut.
"Lokasi kejadian dalam kondisi relatif sepi sehingga tidak ada warga yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut. Dugaan sementara, korban kurang memperhatikan situasi saat menyeberang rel," ungkap Salamun.
Atas kejadian tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi keselamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2